Masyarakat Lawangirung Keluhkan Kondisi Drainase Pada Lucky Datau

Bagikan ke :

Manadosiana.net, Manado – Anggota Komisi III DPRD Kota Manado, Lucky Datau menggelar masa reses I tahun 2021 di Kelurahan Lawanggirung, Lingkungan III.

Legislator PAN dapil Wenang – Wanea ini mengucap syukur karena dirinya boleh berjumpa dengan masyarakat untuk menjemput aspirasi.

Dikesempatan itu dirinya mengungkapkan selama menjabat anggota dewan 1 tahun setengah hingga saat ini masih berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat.

“Jadwal reses bagi kita tidak elok jika hanya 3 kali dalam setahun yang diatur pemerintah. Namun secara pribadi saya menyerap aspirasi 1 hari bisa 3 kali. Karena berdasarkan sumpah saya, saya mengawal semua aspirasi masyarakat. Dan bersyukur semua aspirasi 90 persen ditindaklanjuti pemerintah,” katanya.

Untuk itu dirinya merespons masyarakat agar memberikan aspirasi mereka lewat pertanyaan supaya dicatat untuk dikawalnya di DPRD Manado.

Susan Cikoha warga Lawangirung Lingkungan I mengaku mereka sudah mendapatkan izin mendirikan

“Tapi dalam menjalankan operasional kami masih mendapatkan kendala seperti tidak memiliki meja tempat meletakkan Al-Quran,” katanya.

Selanjutnya, Zalim Binabari warga pindahan dari Mahakeret ke Larangirung Lingkungan I meminta agar membantu wilayah mereka soal banjir. Karena hujan sedikit sudah langsung banjir.

“Kalau boleh drainase dikeruk. Ya kiranya dapat ditindaklanjuti. Terus soal keamanan kalau boleh no telepon Polsek dibuatkan papan di lorong supaya jika terjadi kekacauan bisa langsung menghubungi polisi terdekat. Terus saya lihat saya melihat bantuan pemerintah belum semua diterima masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Adriana Tanon mempertanyakan aapkah lansia masih mendapatkan bantuan dari pemerintah Kota Manado.

Dikesempatan itu pun, Lucky Datau mengatakan untuk pertanyaan ibu Susan masuk diranah komisi IV. Namun dirinya mengaku tetap mencatat dan akan meper

“Mudah-mudahan usulan ibu akan diakomodir. Apalagi kedepan pemimpin baru. Terus soal drainase telah saya data karena kebetulan saya sering turun lapangan. Saya akan perjuangkan ini, mudah-mudahan ini menjadi skala prioritas. Terus mengenai bantuan untuk lansia berharap bisa ditindaklanjuti dinsos karena siapapun pemimpin itu bantuan tetap ada,” ujarnya

Kapolsek Wenang Emilda membenarkan di Polsek Wenang tidak ada telepon. Namun persoalan ini akan diteruskan ke Kapolres Manado.

“Namun akan saya cek apakah telepon tidak ada atau rusak. Kami disini ada Kamtibmas, masyarakat melalui kepala lingkungan bisa langsung menghubungi kami atau saya,” ujarnya

Turut hadir, Camat Wenang, Lurah Lawangirung, dan Masyarakat.

(Anes Tumengkol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *