Bagikan ke :

Manadosiana.net, MANADO – Siswa Rahmat Mokodongan (SRM) menyatakan kesiapannya untuk maju Bakal Calon (Bacalon) Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020. Rencananya, Senin (8/12/2019) dirinya akan mendaftar di Sekretariat Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sulut.

Mantan Sekretaris Provinsi  (Sekprov) Sulut enam tahun ini, yang telah 33 tahun bergelut di birokrasi ini mengungkapkan alasannya untuk bertarung di Pilkada Sulut tahun 2020. Dirinya menuturkan  bahwa hal tersebut untuk menindaklanjuti  kerinduan masyarakat Sulut.

“Ini merupakan tindaklanjut dari kerinduan masyarakat Sulut. Karena saya ingin kembali ke suasana yang lama, untuk melayani,” ujar mantan Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Sulut (20 September 2015-21 September 2015), kepada sejumlah wartawan, Jumat (6/12/2019).

Untuk itu, lanjut mantan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelolah Perbatasan (BNPP) ini akan mendaftarkan diri di Partai NasDem, Senin pekan depan.

“Saya diundang oleh Partai NasDem. Saya harus penuhi undangan tersebut sebagai wujud penghormatan dan penghargaan saya,  makanya saya ikut ke situ (NasDem) yang telah mengudang saya,” ujar Mantan Sekretaris Provinsi  (Sekprov) Sulut enam tahun ini.

Untuk kelengkapan persyaratan yang di minta oleh Partai Nasdem, lanjut SRM mengatakan, sudah siap.

“Pokonya, tunggu saja hari Senin, tentu saya sudah siap dengan persayaratan, kriteria dan sebagainnya  yang disodorkan oleh Nasdeem. Tentu saya harus penuhi . Hari Senin pasti sudah siap 100 persen,” terangnya

Ketika ditanya, apakah sudah ada undangan dari Partai Poltik lain, SRM menyampaikan bahwa, sampai saat ini baru Partai Nasdem yang mengundangnya.

“Baru Nasdem yang mengundang,” tukasnya.

SRM yang merupakan salah satu figur andalan yang dimiliki masayarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR) ini, namun untuk dukungan-dukungan, SRM menjelaskan bahwa dirinya mencalonkan diri di Pilkada 2020 mewakili seluruh rakyat Sulut.

“Memang saya asal Bolaang Mongondow. Tetapi, kalau soal keterwakilan saya pikir, saya akan mewakili semua masyarakat yang ada di Sulut ini,” pungkasnya.