Bagikan ke :

Manadosiana.net, MANADO – Pelayan Khusus (Pelsus) serta Jemaat Kolom 7 Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Maranatha Kuhun, melaksanakan Ibadah Pra Natal, Sabtu (14/12/2019).

Ibadah yang dilaksanakan pada Keluarga Johanis Mamahani tersebut dipimpin langsung oleh Khadim Pdt. Alexander Lumentah. Ibadah Pra Natal yang berlangsung penuh khidmat mengambil Firman Tuhan Lukas 2:9-20.

Dalam khotbah, Pdt Alexander Lukas meceritakan kisah tentang kelahiran Yesus Kristus. Kisah dimana seorang malaikat datang untuk menyampaikan berita sukacita kepada Yusuf dan Maria datang mebawa kabar penuh sukacita. Bagaimana kehadiran orang-orang tertentu  yang dipakai oleh Tuhan  untuk menyaksikan kelahiran Yesus Kristus.

“Siapa itu, mereka adalah para Gembala-gembala  yang hidup sederhana . Mereka itu hanya penjaga ternak , bukan orang kaya, bukan terpelajar  tapi orang yang sederhana. Disitulah malaikat Tuhan menghampiri mereka dan menyampaikan . Dan, tanpa neko-neko, para gembala langsung menuju tempat kelahiran Yesus. Dan mereka melihat satu momen yang indah, benar bahwa ada bayi berada dalam palungan. Luarbiasa,” ujar Pdt Alexander Lukas

Pdt Alexander mengingatkan kepada pelayan-pelayan Tuhan agar selalu berbuat yang terbaik bagi jemaat.
“Kita harus pahami, sebagai pelayan-pelayan Tuhan harus melakukan yang terbaik bagi jemaat,” ucapnya.

Kepada jemaat yang selalu mengikuti  ibadah-ibadah menyambut Natal Yesus Kristus dengan suasana bahagia, lanjutnya mengajak agar selalu menggunakan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional  dan kecerdasan spiritual. Sebab menurutnya esensi Natal tidak dipandang dari kemeriahan akan tetapi merayakan dengan penuh kesederhanaan dan kasih.

“Ada Kasih, baku-baku bae, baku-baku kase inga. Kalau kita semua punya kasih, itu sangat baik. Kenapa, sebab Kasih adalah obat anti racun. Dengan Kasih kita memiliki obat anti racun, kebencian, benci dengki dan sombong. Itu yang harus kita waspadai di sepanjang bulan Desember ini, disaat kita merayakan suasana-suasana bahagia, sukacita, biarlah selalu ada reformasi, perubahan  di hati kita untuk kita transformasikan dan mendedikasikan di hidup kita,” pungkas Pdt Alxander Lukas.

Sementara, Penatua Bpk. Novri Mamahani dan Syamas Ibu Rida Karundeng-Mentang dalam sambutan menyampaikan pesan Natal. Dalam pesan Natal tersebut, Ia mengajak jemaat Kolom 7 GMIM Maranatha untuk tetap hidup rukun dan damai.

“Baku-baku bae dan baku-baku sayang truslah dalam persekutuan kolom 7 GMIM maranatha Kuhun. Tuhan memberkati kita semua” tukasnya seraya mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2019 dan Menyongsong Tahun Baru 2020 untuk kita semua.

Dalam Ibadah Pra natal ini, turut dihadiri oleh Ketua BPMJ GMIM Maranatha Kuhun Pdt. Antje Talumewo-Kalalo, S.Th serta Pemerintah Kota Manado yakni Lurah Bumi Beringin Ibu Sandra Oroh, SH. M.Si.