Bagikan ke :

Manadosiana.net, Manado – Panitia khusus ( Pansus) Rancangan peraturan daerah (Ranperda) Penyelenggaraan Lalu lintas dan Angkutan dan Angkutan Jalan DPRD Kota Manado melakukan konsultasi  di Dinas Perhubungan Provinsinsi Sulut, Rabu (27/1/2021) sore tadi.

Ketua Pansus, Frederik Tangkau dan Sekretaris Pansus, Ridwan Marlian bersama staf DPRD Manado saat konsultasi diterima langsung Sekretaris Dinas Perhubungan Sulut.

Dikesempatan itu, Ridwan Marlian menjelaskan, beberapa point yang laingsung dikonsultasikan. Mulai dari andal lalin yang perlu diatur bagi pengusaha-pengusaha di Kota Manado, terus terkait angkutan sungai nanti di pasar Bersehati akan dirombak menjadi pasar Moderen dengan Kerjasama Pemerintah Provinsi Sulut dan Manado.

“Jadi perahu-perahu yang jadi transportasi laut masuk di situ (Daerah Pasar Bersehati) dan ketemu dengan tranportasi darat. Nanti kita buat mikrolet bisa beroperasi di semua Kota Manado, sudah tidak lagi memakai izin trayek. Jadi Mikrolet menjadi suatu icon di Manado seperti di Bangkok. Cuman tarifnya saja yang akan diatur,” kata Marlian saat diwawancarai usai dari konsultasi.

Personil pansus ranperda Penyelenggaraan Lalu lintas dan Angkutan dan Angkutan Jalan DPRD Kota Manado

Selain itu, dia menjelaskan pembahasan inti tadi mengenai pembatasan kendaraan besar. Karena sampai sekarang di Kelurahan Kombos jalannya rusak berlubang diakibatkan kapasitas jalan tidak memenuhi dengan besaran kendaraan masuk yang walaupun Pemerintah selalu melakukan penambalan aspal.

“jadi kami akan membuat perda, ada satu tempat untuk kendaraan container dari Bitung masuk dulu dari satu tempat. Direncanakan ada tempat di terminal Liwas diberdayakan jadi terminal singgah untuk container bongkar muat. Sehingga para pelaku usaha nanti tinggal ambil barang dengan truk yang lebih kapasitas rendah,” ujarnya.

Sedangkan mengenai taksi online, Ridwan menyebutkan masih dalam pengkajian. Alasannya, sudah ada 4 peraturan dari Kementrian yang turun, walaupun sampai sekarang belum ada solusinya. Karena itu Pansus masih mencari formula yang tepat.

“Untuk itu kita akan berkunjung ke Kementerian jika sudah ada kunjungan kerja. Untuk itu kita focus dahulu di Terminal Liwas. Untuk itu dengan terpilihnya Walikota Baru kiranya bisa bersinergi,” tutupnya.

(Lipsus)