FOTO: Misa Vigili Malam Paskah di Gereja Katolik Katedral Hati Tersuci Maria

HEADLINE, MANADO, NASIONAL254 Dilihat

MANADO – Umat Katolik di Manado mengikuti Misa Vigili atau Malam Paskah atau Tirakatan Kebangkitan Tuhan di Gereja Katedral Hati Tersuci Maria, Sabtu (30/3/2024) malam. Misa dipimpin Uskup Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu.

sejumlah umat Katolik saat mengikuti Upacara Cahaya saat Misa Vigili Malam Paskah di Gereja Katedral Hati Tersuci Maria.(foto: manadosiana.net).

Sejumlah jemaat yang hadir dalam Upacara Cahaya ini berlangsung khidmat.

Uskup mengatakan lewat Misa Vigili ini, umat Katolik harus memaknai dengan selalu berjaga-jaga untuk merayakan kebangkitan Tuhan atas kematian dan dosa.

sejumlah umat Katolik saat mengikuti Upacara Cahaya saat Misa Vigili Malam Paskah di Gereja Katedral Hati Tersuci Maria.(foto: manadosiana.net).

“Karena itu kan disebut Vigili Paskah, Malam Paskah dan esoknya, hari H-nya kebangkitan Tuhan. Lewat kebangkitan Tuhan atas kematian dan dosa ini justru mengingatkan kita akan rencana Allah, manusia berjalan bersama Dia, bersama Allah mengalami kebahagiaan, baik di dunia ini dan akhirat dalam kehidupan abadi, relasi kita dengan Allah dipulihkan, kita didamaikan dengan Allah dan tentu  dengan sesama manusia,” katanya.

Uskup Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu menyiramkan air suci kepada jemaat Katolik saat Misa Vigili Paskah di Gereja Katolik Katedral Hati Tersuci Maria.(foto: manadosiana.net).

“Jadi, lewat kebangkitan kristus apa yang dulu yang pernah hilang karena dosa di usia pertama dan masih terus, dengan kebangkitan Yesus itu (dosa) di pulihkan,” tambahnya.

Uskup juga berpesan agar umat Katolik dimana saja berada agar terus menyampaikan kabar tentang kebangkitan Tuhan Yesus kepada semua Orang hingga pelosok Negeri ini..

Jemaat Katolik khidmat mengikuti Misa Vigili Malam Paskah di Gereja Katolik Katedral Hati Tersuci Maria.(foto: manadosiana.net).

“Mari kita mewartakan tentang kebangkitan Tuhan, bahwa Tuhan ada, selalu bersama kita , Tuhan menjadi sandaran kehidupan kita tanpa Dia kita tidak bisa berbuat apa-apa,” kata dia kembali.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *