manadosiana.net, Manado – Stadion Klabat kembali membara, Perhelatan Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) 2026 resmi berakhir pada Minggu (19/4/2026) dengan torehan sejarah baru. Tak hanya melahirkan jawara baru, turnamen ini sukses menyedot animo publik yang luar biasa sepanjang sejarah kompetisi amatir di Bumi Nyiur Melambai.
Setelah bersaing ketat sejak kick-off pada 28 Maret lalu, Persma 1960 akhirnya memastikan diri sebagai yang terbaik. Klub kebanggaan warga Manado ini sukses merengkuh gelar juara pertama setelah tampil dominan sepanjang turnamen.
Posisi runner-up ditempati oleh Bolsel FC yang memberikan perlawanan sengit, sementara Klabat XIII Jaya Sakti harus puas mengamankan tempat ketiga dalam kompetisi yang diikuti oleh 12 tim terbaik tersebut.

Ada pemandangan berbeda dalam gelaran kali ini. Stadion Klabat dan Stadion Kodam XIII Merdeka yang menjadi venue pertandingan selalu dipadati lautan suporter. Salah satu warga yang hadir mengungkapkan kekagumannya atas atmosfer luar biasa ini.
”Ini sejarah! Animo penonton sangat luar biasa, mungkin yang terbesar sepanjang perhelatan Liga 4 di Indonesia, khususnya untuk wilayah Sulut. Penonton di perkiraan ada 12.000 Orang. Belum pernah ada sebanyak ini di level amatir,” ujarnya kepada awak media.
Kesuksesan turnamen ini tidak lepas dari tangan dingin Gubernur Sulut, Yulius Selvanus.
Langkahnya menghidupkan kembali gairah sepak bola di Sulawesi Utara mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.
”Semangat Bapak Gubernur membangkitkan sepak bola di Sulut patut diacungi jempol. Kami salut dan percaya penuh bahwa di bawah kepemimpinan beliau, sepak bola Nyiur Melambai akan kembali bangkit dan berjaya di kancah nasional,” tambah narasumber tersebut.
Turnamen yang berlangsung selama hampir satu bulan ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi talenta-talenta lokal Sulut untuk menembus level profesional ke depannya.(*/RED)







Komentar