Ketua Presidium Masyarakat Tomohon Dukung CS-WL, Sebut Integritas dan Kapabilitas Caroll Wenny Sudah Teruji

DAERAH, POLITIK40 Dilihat

Manadosiana.net, TOMOHON – Ditengah hiruk pikuk konstalasi perpolitikan suksesi Pilkada Kota Tomohon 2020 yang kian memanas, Tokoh Pendiri Perjuangan Pembentukan Kota Tomohon akhirnya angkat bicara.

Ketua Komite Perjuangan Pembentukan Daerah Kota Tomohon (KP2KT) Harry Runtuwene saat bertemu dengan awak media menegaskan beberapa alasan dukungannya terhadap pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon Caroll Senduk – Wenny Lumentut (CS – WL).

“Saya merestui Carol dan Wenny jadi Walikota dan Wakil Walikota Tomohon. Saya mengenal integritas dan kapabilitas mereka. Keduanya adalah putra terbaik yang memiliki komitmen merubah tatanan hidup kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon. Bahkan mereka sudah membuktikan dan berbuat untuk Tomohon,” ujar Harry, baru-baru ini.

Harry Runtuwene.(Foto:Istimewa)

 

Ketua Presidium Masyarakat Tomohon ini juga mengatakan permintaan maaf atas pernyataan sikap yang membuat calon lain terganggu.

“Saya juga mohon maaf bila pernyataan sikap ini membuat para calon lain merasa risih atau terganggu akibat opini yang terbangun atas sikapnya,” ucapnya

Diyakininya, mimpinya untuk membuat Tomohon lebih baik lagi dapat direalisasikan Walikota dan Wakil Walikota yang baru yakni CS-WL. “Sebagai pejuang perintis pembentukan Kota Tomohon Saya berkerinduan semoga mimpi saya bisa terwujud apabila Walikota dan Wakil Walikota Tomohon dapat merealisasikan program-program pro rakyat,” tukasnya.

Harry menegaskan, yang bisa merealisasikan mimpinya itu hanya ada pada Carol dan Wenny. “Mereka berdua adalah pasangan yang dapat merealisasikan mimpi-mimpi saya di Kota Tomohon,” beber Harry sembari memperlihatkan dokumen lembaran Negara dimana namanya tercatat dalam sejarah perjuangan pembentukan Kota Tomohon.

Lebih jauh Harry melihat, dalam 10 tahun terakhir Tomohon tak menunjukan kemajuan yang berarti dilihat dari tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Karena itu, jika ingin perubahan Pilih Carol dan Wenny. Jangan sampai kita salah memilih. Ingat pepatah kuno mengatakan, “pasti buah tidak jauh dari pohonnya,” sergahnya sembari menambahkan di era kekinian adalah sistem demokrasi bukan kerajaan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *