Bagikan ke :

Manadosiana.net, MANADO – Jumat (12/6/2020), Sulawesi Utara ketambahan 57 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Demikian dikatakan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penaganan COVID-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dr Steaven Dandel, MPH.

Menurut Dandel, 57 kasus baru ini adalah kasus paling tinggi yang dilaporkan per hari secara real time. Artinya, Dandel bilang, hasil yang dilaporkan ke Gugus Tugas Percepatan Penaganan COVID-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai kasus hari ini yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Satu minggu yang lalu dilaporkan ke Gugus Tugas Percepatan Penaganan COVID-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, ada 79 kasus. Sejatinya, 79 kasus tersebut tebagi dari tiga hari sebelumnya, karena belum dimasukan ke sistim pelaporan yang ada di posko COVID-19 di Pemerintah Pusat. Sehingga terakumulasi pada hari minggu yang lalu, kemudian dilaporkan 79 kasus. Tetapi sebenarnya jika dihitung harian, ada 20, 30 dan 20 hasil, kemudian terakumulasi 79 kasus.

“Tetapi hari ini, ketambahan 57 kasus baru ini, itu adalah murni hasil yang keluar pada hari ini. Artinya, betul-betul hasil positif pada satu hari. Sehingga boleh kami sampaikan, bahwa ketambahan hari ini adalah rekor tertinggi dari ketambahan kasus positif yang ada di Sulawesi Utara,” ujar Dandel dalam jumpa pers melaui Video Conference (Vidcon) Zoom, Jumat (12/6/2020) malam.

Dikatakan Dandel,  pada hari ini juga, untuk pertama kalinya Gugus Tugas Percepatan Penaganan COVID-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menerima hasil swab sebanyak 327 hasil. Ini merupakan angka paling tinggi  hasil sampel swab yang diterima pada hari ini. Kata Dandel, hari ini juga, Percepatan Penaganan COVID-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menerima 14 hasil Test Cepat Molekuler (TCM) dari RSUP Prof Kandou Malalayang, sehingga menambah jumlah kasus baru sebanyak 57 kasus.

“Ini juga belum dihitung dengan ketambahan sekian banyak sampel Swab yang datangnya dari salah satu laboratorium swasta yang ada di Jakarta, yang juga turut terlibat membantu kegiatan diagnostik yang ada di Sulawesi Utara, karena melibatkan dua Rumah Sakit swasta yang merupakan jejaring dari laboratorium ini. Sehingga positif rate dari 57 kasus baru ini, itu jumlahnya 17,4 persen, karena sampel yang kami terima ada sekitar 330, ada 17 persen yang akhirnya positif dari sampel ini,” jelasnya.

Dengan ketambahan 57 kasus baru, kata Dandel, total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang pernah terjadi di Sulawesi Utara berjumlah, total 636 kasus, 481 merupakan pasien aktif yang masih dalam perawatan.

Pada kesempatan tersebut, Dandel mengumunkan bahwa, pada hari ini, ada satu kasus yang telah dinyatakan sembuh yakni kasus 117 asal Manado, total sembuh ada 99 kasus dan ada tiga kasus yang meninggal dunia yakni kasus 590, 633 dan 635.

“Membawa total jumlah kematian akibat COVID-19 ini, sebanyak 56 orang. Angka kefatalan kasus COVID-19 di Sulawesi Utara menjadi 8,8 persen,” pungkas Dandel.

 

Berikut detail 57 kasus baru pasien positif COVID-19 di Sulawesi Utara, per 12 Juni 2020:

Pasien 580: Perempuan, umur 24 tahun, asal  Manado. Yang bersangkutan dilakukan pemerikasaan di salah satu institusi kesehatan di Kabupaten Minahasa. Yang bersangkutan adalah Orang Tanpa Gejala (OTG), dilakukan pemeriksaan Rapid Test, hasilnya Reaktif. Dan, dilanjutkan pemeriksaan Swab, hasilnya positif COVID-19.

Pasien 581: Laki-laki (L) 25 tahun, asal Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Dideteksi dari kegiatan Screening.

Pasien 582: Laki-laki, umur 70, asal Bitung. Sebelumnya dirawat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di salah satu Rumah Sakit (RS) di Bitung.

Pasien 583:  Perempuan, umur 6 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 69.

Pasien 584: Perempuan, umur 24 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 69.

Pasien 585: Perempuan, umur 75 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 187.

Pasien 586: Perempuan, umur 25 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 245.

Pasien 587: Laki-laki, umur 13 tahun, asal Manado. Sebelumnya dirawat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di salah satu Rumah Sakit (RS) di Manado.

Pasien 588: Laki-laki, umur 61 tahun, asal Minhaasa. KERT dari kasus 442.

Pasien 589: Perempuan, umur 18 tahun, asal Manado. Dideteksi dari kegiatan Screening. Rapid Test Reaktif, dilanjutkan pemeriksaan Swab. Hasil Swabnya positif COVID-19.

Pasien 590: Perempuan, umur 64 tahun, asal Manado. KERT 233 dan di rawat PDP di Manado. Sudah Meninggal Dunia 6 Juni 2020.

Pasien 591: Laki-laki, umur 49 tahun, asal Manado. Dideteksi dari kegiatan Screening. Rapid Test Reaktif, dilanjutkan pemeriksaan Swab. Hasil Swabnya positif COVID-19.

Pasien 592: Laki-laki, umur 25 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 180.

Pasien 593: Perempuan, umur 52 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 180.

Pasien 594: Perempuan, 78 Manado. Dideteksi dari kegiatan Screening. Rapid Test Reaktif, dilanjutkan pemeriksaan Swab. Hasil Swabnya positif COVID-19.

Pasien 595: Perempuan, umur 10 tahun, asal Manado. Dideteksi dari kegiatan Screening. Rapid Test Reaktif, dilanjutkan pemeriksaan Swab. Hasil Swabnya positif COVID-19.

Pasien 596: Perempuan, umur 24 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 186.

Pasien 597: Perempuan, umur 78 tahun, asal Manado. Dideteksi dari kegiatan Screening. Rapid Test Reaktif, dilanjutkan pemeriksaan Swab. Hasil Swabnya positif COVID-19.

Pasien 598: Perempuan, umur 20 tahun, asal Manado. Dideteksi dari kegiatan Screening. Rapid Test Reaktif, dilanjutkan pemeriksaan Swab. Hasil Swabnya positif COVID-19.

Pasien 599: Laki-laki, umur 70 tahun, asal Manado. Dideteksi dari kegiatan Screening. Rapid Test Reaktif, dilanjutkan pemeriksaan Swab. Hasil Swabnya positif COVID-19.

Pasien 560: Perempuan, umur 25 tahun, asal Manado. Dideteksi dari kegiatan Screening. Rapid Test Reaktif, dilanjutkan pemeriksaan Swab. Hasil Swabnya positif COVID-19.

Pasien 601: Perempuan, umur 11 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 235.

Pasien 602: Laki-laki, umur 37 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 235.

Pasien 603: Laki-laki, umur 19 tahun, asal Manado KERT dari kasus 235.

Pasien 604: Perempuan, umur 29 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 235

Pasien 605: Laki-laki, umur 18 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 234.

Pasien 606: Laki-laki, umur 57 tahun, asal Manado. Pasien 585: Perempuan, umur 75 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 187. Sedang menunggu laporan dari Tim surveilans Satgas COVID-19 Dinas Kesehatan Kota Manado, apakah yang bersangkutan KERT dengan kasus nomor berapa..

Pasien 607: Laki-laki, umur 40 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 235.

Pasien 608: Perempuan, umur 20 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 199.

Pasien 609: Laki-laki, umur 62 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 234.

Pasien 610: Perempuan, umur 53 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 234.

Pasien 611: Laki-laki, umur 28 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 234.

Pasien 612: Perempuan, umur 63 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 234.

Pasien 613: Perempuan, umur 19 tahun, asal Manado. Lagi menunggu laporan dari Tim surveilans Satgas COVID-19 Dinas Kesehatan Kota Manado terkait yang bersangkutan KERT dengan kasus nomor berapa.

Pasien 614: Perempuan, umur 8 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 235.

Pasien 615: Perempuan, umur 57 tahun, asal Manado. Sedang menunggu laporan Tim surveilans Satgas COVID-19 Dinas Kesehatan Kota Manado, sumber penularannya dari siapa.

Pasien 616: Laki-laki, umur 15 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 253.

Pasien 617: Laki-laki, umur 49 tahun, asal Manado. Bagian dari Klaster Pasar Pinasungkulan Karombasan.

Pasien 618: Laki-laki, umur 22, asal manado. KERT dari kasus 243.

Pasien 619: Perempuan, umur 23 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 229.

Pasien 620: Perempuan, umur 21, asal Manado. KERT dari kasus 243.

Pasien 621: Perempuan, umur 49 tahun, asal Manado. Bagian dari Klaster Pasar Pinasungkulan Karombasan.

Pasien 622: Laki-laki, umur 46 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 243.

Pasien 623: Laki-laki, umur 45 tahun, asal Manado.

Pasien 624: Laki-laki, umur 30 tahun, asal Manado.

Pasien 625: Laki-laki, umur 41 tahun, asal Manado.

Pasien 626: Laki-laki, umur 16 tahun, asal Manado.

Pasien 627: Laki-laki, umur 42 tahun, asal Manado. Kelima kasus ini (623-627) sementara menunggu informasi detail dari Dinas Kesehatan Kota Manado darimana sumber penularannya.

Pasien 628: Perempuan, umur 34 tahun, asal Manado Yang bersangkutan adalah Tenaga Kesehatan (Nakes) di salah satu Fasilitas Kesehatan (Faskes) C di Manado.

Pasien 629: Laki-laki, umur 62 tahun, asal Manado. Sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu RS di Manado.

Pasien 630: Perempuan, umur 61 tahun, asal Manado. Sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu RS di Manado.

Pasien 631: Laki-laki, umur 70 tahun, asal Manado. Sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu RS di Manado.

Pasien 632: Perempuan, umur 40 tahun, asal Manado. Sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu RS di Manado.

Pasien 633: Laki-laki, umur 58 tahun, asal Manado. Sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu RS di Manado. Sudah meninggal dunia pada 10 Juni 2020. Komorbid atau penyakit penyerta, Pneumonia.

Pasien 634: Perempuan, umur 52 tahun, asal Kabupaten Minahasa. Sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu RS di Manado.

Pasien 635: Perempuan, umur 49 tahun, asal Kotamobagu. Sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu Rs di Manado. Sudah meningal dunia pada 11 Juni 2020.

Pasien 636: Laki-laki, umur 42 tahun, asal Kotamobagu. Sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu RS di Manado.