Boby Daud “Banjir” Aspirasi Masyarakat Karame di Reses Pertama

Bagikan ke :
Reses Boby Daud

Manadosiana.net, Manado – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Manado, Boby Daud menggelar masa reses I tahun 2021 di Kelurahan Karame, Lingkungan IV.

Dalam agenda menyerap aspirasi, berbagai persoalan pun dikeluhkan warga kepada politisi PAN dapil Singkil Mapanget itu.

Adapun yang menjadi inti keluhan warga terkait kurangnya lampu jalan, UMKM, nasib THL, bedah rumah, anak-anak kena lem ehabond, kabel PLN dan Telkom semerawut.

Mendengar keluhan warga, Boby Daud mengatakan, semua aspirasi telah dicatat dan akan dibawah untuk diperjuangkan pada paripurna DPRD Manado.

Menurutnya, pemerintah sebenarnya sudah mengatur pembangunan Kota Manado sejak tahun 2020. Namum apa yang direncanakan banyak tidak terealisasi karena pemerintah Kota Manado mengalami pergeseran anggaran untuk menangani Covid-19.

“Untuk soal 412 THL memang sudah terlalu banyak dengan angka itu sudah besar sekali. Namun kita akan perjuangkan agar THL di Dewan tetap. Begitu juga lampu jalan, sebut titik yang perlu lampu agar saya perjuangkan supaya yang gelap-gelap tidak jadi tempat minum, tempat lem atau lainnya,” kata Boby Daud.

Tambahnya, persoalan lem untuk saat ini sulit diatasi karena belum ada perdanya di Manado. Untuk itu dia mengaku nantinya hal tersebut akan diusulkan di DPRD supaya dapat dibuatkan perda agar penegak hukum bisa bertindak dalam menangani anak-anak pemakai lem heabon.

“Kalau soal kabel nanti setelah ini akan saya langsung telefon pihak. Sedangkan untuk UMKM memang bantuan tersebut dari pemerintah pusat, dan untuk mendapatkannya silahkan kordinasi dengan lurah membuat SKU karena itu salah satu syarat bagi pelaku UMKM,” terangnya.

Turut hadir, Lurah Karame, Lurah Wonasa dan masyarakat.

(Anes Tumengkol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *