Bagikan ke :

Manadosiana.net, MANADO – Dewan Pers melalui Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional, Agus Sudibyo mengingatkan seluruh Jurnalis agar tetap independen dalam meliput berita di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 di Provinsi Sulawesi Utara. Menurutnya, Jurnalis harus diperhatikan, salah satunya menjaga independensi dan impersialitas.

Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), peran jurnalis diharapkan bisa berimbang, independent dan bisa menahan diri untuk tidak jadi juru kampanye (Jurkam) atau Tim Sukses.

“Ingat, Jadi jurnalis itu bukan jurkam. Saya harap di Sulut ini tidak ada yang demikian. Ini memang mudah diucapkan tapi sulit dijalankan,” tegas Agus Sudibyo saat membawakan materi dalam kegiatan media gathering yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut, Rabu (29/1/2020) di Hotel Arya Duta Manado.

Selain itu, kata Agus, melihat pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019, banyak informasi Hoax  disebarkan melalui Media Soisal (Medos) yang hanya berdampak memecah belah masyarakat. Untuk itu, Agus menegaskan agar Jurnalis jangan bekerja mengikuti Medos hanya menyebarkan informasi tanpa di cek kebenarannya.

“Ini merupakan gejala yang terjadi di Pemilu 2019. Pers bekerja mengikuti medsos, menyebarkan berita secara instan tanpa di cek kebenarannya,” tuturnya.

Agus menambahkan, Jurnalis harus paham betul mana yang menjadi urusan pemberitaan serta mana yang menjadi urusan iklan. Jurnalis harus menyajikan berita-berita yang berkualitas dan bermanfaat bagi khalayak publik. Karena, menurutnya, pembaca media saat ini sangat kritis, kalau berita dari media konvensional tidak berkualitas, maka pembaca akan lebih memilih informasi dari Medsos.

“Pers itu tugasnya mencari dan mengolah informasi jurnalistik, kalau urusan iklan itu menjadi tugas dari marketing. Jadi harus memilih yang mana akan dikerjakan. Pembaca media sangat kritis, kalau informasi media konvensional tidak berkualitas maka pembaca akan lebih memilih informasi dari media sosial,” jelasnya.

Sementara, Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh menambahkan, selama menjalin hubungan mitra kerja bersama media tidak mengalami hambatan.

“Oleh karena itu, di tahun ini dalam menghadapi pilkada serentak, kami komitmen kuat ingin menyajikan informasi yang akurat dan valid. Kalau ada hoax harus cepat ditangkal,” pungkas Ardiles.