manadosiana.net, SANGIHE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Utara, Ronald Sampel, baru saja menyelesaikan agenda Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2025. Uniknya, kegiatan penyerapan aspirasi yang digelar di Desa Petta Induk, Kabupaten Kepulauan Sangihe ini berlangsung secara intim, hanya dihadiri oleh enam orang perwakilan masyarakat setempat.
Meskipun minim peserta, aspirasi yang disampaikan bersifat krusial dan memiliki urgensi tinggi bagi desa.
Reses yang diawali dengan doa dan perkenalan ini dimulai pukul 10.00 hingga 12.00 WITA pada Minggu (30/11). Ronald Sampel dalam sambutannya menekankan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) anggota DPRD serta tujuan pelaksanaan reses sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah provinsi.
Dalam sesi dialog dan tanya jawab yang berlangsung fokus dan terarah, masyarakat Desa Petta Induk hanya menyampaikan dua poin aspirasi utama yang keseluruhannya masuk dalam kategori infrastruktur:
1. Pembangunan Talud Pengaman: Permintaan bantuan untuk pembangunan Talud Pengaman Sungai Lendongan 5 dengan panjang mencapai 1.500 meter. Proyek ini diyakini sangat mendesak untuk melindungi permukiman dari ancaman banjir dan abrasi sungai.
2. Jalan Setapak: Permintaan bantuan pembangunan Jalan Setapak di Lendongan 4, RT.4, dengan panjang sekitar 200 meter, untuk mempermudah mobilitas warga.
Ronald Sampel memastikan bahwa meskipun aspirasi yang diserap sedikit, namun bobotnya akan dipertimbangkan dengan serius. Ia juga menyampaikan beberapa program pemerintah provinsi yang tengah berjalan dan telah dilaksanakan, khususnya yang menyentuh sektor-sektor pembangunan daerah.
Menutup kegiatan reses, Ronald Sampel menegaskan komitmennya untuk mengawal tuntutan masyarakat Sangihe tersebut.
“Aspirasi yang disampaikan ini, akan diakomodir untuk disampaikan dalam Rapat Paripurna kepada Gubernur (eksekutif). Tentunya, poin-poin ini nantinya akan tertuang dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD),” katanya.
Dengan demikian, aspirasi pembangunan Talud 1,5 km dan jalan setapak di Petta Induk ini dipastikan menjadi bahan masukan utama bagi DPRD Sulut dalam pembahasan anggaran.
