Plt Sekwan DPRD Sulut Niklas Silangen Setia Dampingi Gubernur Sulut di Final Liga IV

NEWS19 Dilihat

manadosiana.net, MANADO – Atmosfer Stadion Klabat, Manado, memuncak pada Minggu sore, 19 April 2026. Ribuan suporter memadati tribun saat laga final Kompetisi Liga IV Piala Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Musim 2025/2026 mempertemukan Persma 1960 Manado melawan Bolsel FC.

​Di tengah sengitnya duel di lapangan hijau, kehadiran Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris DPRD Sulawesi Utara, Niklas Silangen, mencuri perhatian.

Niklas hadir mendampingi langsung Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, dalam agenda penutupan turnamen sepak bola bergengsi tersebut.

​Wujud Sinergi Eksekutif-Legislatif
​Kehadiran Niklas bukan sekadar urusan protokoler. Ia tampak membaur dan antusias memberikan dukungan moral, terutama bagi tim Persma 1960 yang menjadi representasi tuan rumah. Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata dukungan Sekretariat DPRD terhadap program strategis pemerintah daerah di sektor olahraga.

​”Kehadiran saya di sini adalah bentuk komitmen kami di Sekretariat DPRD untuk selalu mendukung program Gubernur. Terutama dalam memajukan sektor olahraga yang mampu menyatukan persaudaraan warga Sulawesi Utara,” ujar Niklas di sela-sela pertandingan.

​Harmonisasi di Podium Juara
​Selain Gubernur dan Plt Sekwan, penutupan Liga IV ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut serta Pimpinan DPRD Sulut, Royke Anter. Harmonisasi antara elemen legislatif dan eksekutif ini menjadi sinyal kuat soliditas kepemimpinan di bumi Nyiur Melambai.

​Saat peluit panjang berbunyi, Gubernur Yulius Selvanus naik ke podium untuk menyerahkan trofi kepada sang juara. Di sisi lain, peran Niklas sebagai pejabat Eselon II yang mengawal administrasi parlemen sekaligus sigap mendampingi agenda pimpinan daerah menjadi catatan tersendiri dalam suksesnya perhelatan ini.

​Dengan berakhirnya Liga IV musim ini, tantangan berikutnya bagi pesepakbola Sulawesi Utara adalah menembus kancah nasional. Kesuksesan event ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi kebangkitan olahraga di Sulut, yang didukung penuh oleh sinergitas antar-instansi daerah.

Dalam pertandingan, Persma 1960 berhasil menjadi sang juara dengan menaklukan Bolsel FC dengan skor akhir 2-0.