manadosiana.net, MANADO – – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) kembali mempertahankan predikat membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI resmi memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2025.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut dilakukan oleh Kepala Badan Pembinaan dan Pengembangan Hukum BPK RI, Achmad Anang Henardy, dalam rapat paripurna di DPRD Sulut, Selasa (2/6/2026).
Capaian ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Bumi Nyiur Melambai, lantaran Pemprov Sulut berhasil menyabet opini WTP sebanyak 12 kali berturut-turut sejak tahun 2014 hingga 2025.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulut, Rocky Wowor, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Pemprov Sulut dalam menjaga transparansi keuangan. Menurutnya, torehan ini tak lepas dari komando Gubernur Yulius Selvanus.
“Apresiasi keberhasilan Pemprov Sulut meraih WTP ke-12. Ini juga menjadi bukti kesuksesan atas kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus di tahun 2025,” ujar Rocky kepada wartawan usai memimpin rapat fraksi.
Rocky menambahkan, opini WTP ini bukan sekadar predikat di atas kertas, melainkan pembuktian atas kinerja yang solid sepanjang tahun anggaran 2025.
Terobosan Jaminan Sosial hingga Penekanan Stunting
Selain soal tata kelola keuangan, Rocky menyoroti keberanian Pemprov Sulut dalam melahirkan kebijakan progresif. Salah satunya adalah menjadi provinsi pionir dalam regulasi perlindungan tenaga kerja.
Sulut tercatat sebagai provinsi pertama di Indonesia yang menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah dalam memberikan jaring pengaman sosial bagi masyarakat.
Tak hanya itu, kinerja moncer Pemprov Sulut juga terlihat dari keberhasilan meraih penghargaan Terbaik I Tingkat Provinsi untuk dua kategori krusial, Penanggulangan Kemiskinan dan Penanggulangan Stunting.
“Capaian-capaian ini menunjukkan bahwa sistem pemerintahan berjalan di jalur yang tepat, baik dari sisi administrasi keuangan maupun eksekusi program yang menyentuh langsung kepentingan rakyat,” tutup politisi muda tersebut.
