Bagikan ke :

Manadosiana.net, BOLMONG – Curah hujan yang begitu tinggi sejak Jumat (24/7) malam, mengakibatkan terjadinya banjir bandang di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, Sabtu (25/7) hari ini. Akibatnya 10 Desa dari 3 Kecamatan di Bolmong direndam banjir dengan tinggi bervariasi.

Banjir yang mulai terjadi sejak pukul 03.30 Wita dini hari ini, mengakibatkan akses jalan terputus karena jembatan Kosio Penghubung antara Kecamatan Dumoga Tengah dan Kecamatan Dumoga Barat, sekira pukul 07.00 Wita amblas pada bagian Oprit sepanjang 7 meter.

Tak hanya itu, jalan penghubung yang ada di Desa Doloduo III dengan Desa Toraut juga mengalami kerusakan parah. Walaupun masih bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, tapi harus dengan ekstra hati-hati.

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow menyebutkan, seluruh pengguna jalan juga harus waspada karena ada 10 titik longsor yang terjadi di daerah Dumoga tersebut.

Sementara itu, dari laporan kronologis BPBD, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Bolaang Mongondow menyebabkan Sungai Ongkag Dumoga dan Debit Air Bendungan Toraut meluap hingga menggenangi pemukiman warga. Tak hanya menggenangi, kencangnya arus air juga merusak fasilitas umum dimana ketinggian air tertinggi mencapai 2 meter.

Kabid Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong, Rafik Alamri menyebutkan jika pihak Pemerintah Kabupaten Bolmong bersama TNI dan Polri serta Balai Jalan Nasional telah melakukan koordinasi terkait dengan hal tersebut.

“Saat ini tim dari Balai Jalan Nasional bersama Dinas PU dan BPBD sedang melakukan kajian langsung di lokasi untuk pembuatan jembatan darurat serta pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan,” kata Alamri.

Dikatakan Alamri, kebutuhan yang mendesak untuk para korban adalah makanan siap saji, perlengkapan tidur, pakaian, alat berat dan juga jembatan darurat.

Berikut lokasi terdampak Banjir Bandang Bolmong versi BPBD
Kecamatan Dumoga Barat :
Desa Doloduo :
– 17 Unit Rumah terdampak
( 19 KK / 60 Jiwa )
Desa Doloduo III :
– 25 Unit Rumah terdampak
( 25 KK / 75 Jiwa )
– Jalan Penghubung Desa Doloduo III – Desa Toraut Amblas dan hanya bisa dilalui Kendaraan Roda 2.
Desa Ikhwan :
– 10 Unit Rumah terdampak
( 11 KK / 35 Jiwa )
Desa Wangga Baru :
– 29 Unit Rumah terdampak
( 32 KK / 96 Jiwa )
Desa Matayangan :
– Terjadi 10 titik Longsoran pada ruas jalan Doloduo – Molibagu Penghubung Kab. Bolmong dan Kab. Bolsel
Kecamatan Dumoga Tengah:
Desa Kosio Induk :
– 8 Unit Rumah terdampak
( 14 KK / 39 Jiwa )
– Jembatan Kosio Penghubung Kec. Dumoga Tengah & Kec. Dumoga Barat Pkl. 07.00 Wita Amblas pada bagian Oprit sepanjang -/+ 7 Meter.
Desa Kosio Barat :
– 170 Unit Rumah terdampak
( 200 KK / 600 Jiwa )
Kecamatan Dumoga Utara :
Desa Dondomon :
– Masih dalam pendataan
Desa Dondomon Utara :
– Masih dalam Pendataan
Desa Dondomon Selatan :
– Masih dalam Pendataan

nani