Herman Sirih Usung Visi “TERBAIK” untuk Amongena 3, Siap Bawa Perubahan Nyata di Pilhut 2026

Pemerintah Kabupaten Minahasa

MINAHASA RAYA43 Dilihat

Minahasa, ManadoSiana – Kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) tahun 2026 di Desa Amongena 3 Atas, Kecamatan Langowan Timur, mulai memunculkan figur-figur yang siap mengabdi bagi masyarakat. Salah satu calon yang mencuri perhatian adalah Herman Sirih, yang hadir dengan gagasan besar melalui visi pembangunan desa bertajuk TERBAIK.

Dalam dokumen resmi visi dan misinya, Herman Sirih menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Desa Amongena 3 yang Transparan, Empati, Religius, Berprestasi, Aspiratif, Inovatif, dan Kekeluargaan. Visi ini bukan sekadar slogan, melainkan dirancang sebagai arah kebijakan pembangunan desa yang menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Desa harus dibangun dengan kejujuran, kepedulian, serta semangat kebersamaan. Itulah dasar dari visi TERBAIK yang saya tawarkan,” ujar Herman Sirih.

Komitmen melalui Misi Nyata, Untuk mewujudkan visi tersebut, Herman Sirih merumuskan tujuh misi utama.

Ia menekankan pentingnya transparansi dalam pemerintahan desa dengan membuka akses informasi secara jujur dan mudah dijangkau masyarakat. Selain itu, pendekatan empati juga menjadi fokus, di mana pemerintah desa diharapkan mampu memahami serta merespon kebutuhan warga secara adil dan inklusif.

Dalam aspek kehidupan sosial, Herman Sirih menempatkan nilai religius sebagai fondasi utama, dengan tujuan membangun masyarakat yang menjunjung tinggi iman serta toleransi. Ia juga menargetkan peningkatan prestasi desa melalui pembangunan berkelanjutan yang memberikan dampak positif secara administratif maupun sosial.

Tak hanya itu, Herman juga berkomitmen untuk mendengar dan mewujudkan aspirasi masyarakat, serta mendorong inovasi berbasis teknologi dan pengembangan sumber daya manusia. Nilai kekeluargaan pun menjadi pengikat utama dalam memperkuat gotong royong, musyawarah, dan solidaritas antarwarga.

Program Kerja Menyentuh Semua Sektor, Dalam program kerjanya, Herman Sirih membagi fokus pembangunan ke dalam lima bidang utama, yang dinilai strategis untuk kemajuan desa.

Di bidang pemerintahan, ia berkomitmen menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat sistem pengaduan masyarakat yang responsif.

Sementara itu, pada bidang pembangunan, ia akan menitikberatkan pada pemeliharaan aset desa, pengembangan fasilitas umum seperti lampu jalan, serta pengelolaan lingkungan yang mencakup kebersihan, pengolahan sampah, dan penghijauan.

Di bidang kemasyarakatan, Herman Sirih berupaya memperkuat kehidupan religius dan kerukunan antarwarga, meningkatkan keamanan melalui program siskamling, serta mendukung kegiatan sosial berbasis gotong royong.

Selanjutnya, dalam bidang pemberdayaan masyarakat, ia menargetkan penguatan kelompok tani dan pelaku usaha lokal, edukasi teknologi dan digitalisasi, serta perhatian khusus terhadap kesehatan ibu hamil, lansia, dan anak-anak.

Tak kalah penting, ia juga memberikan perhatian pada bidang penanggulangan bencana dan keadaan darurat, dengan menyiapkan sistem respons cepat bagi warga terdampak, koordinasi dengan pihak terkait, serta penyediaan dana darurat.

Siap Masuk RPJM Desa 2026–2034, Seluruh visi, misi, dan program kerja ini dirancang untuk menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Amongena 3 untuk periode 2026–2034, apabila Herman Sirih dipercaya masyarakat sebagai Hukum Tua.

Dokumen tersebut secara resmi disusun pada 18 April 2026 di Amongena Tiga sebagai bentuk keseriusan dalam menghadirkan perencanaan yang matang dan terarah.

Harapan untuk Masa Depan Desa, Dengan konsep pembangunan yang menyeluruh dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, Herman Sirih optimistis mampu membawa perubahan nyata di Desa Amongena 3.

Ini bukan hanya tentang mencalonkan diri, tetapi tentang tanggung jawab untuk membangun desa bersama masyarakat, tegasnya.

Pilhut 2026 pun diprediksi akan menjadi momentum penting bagi warga Desa Amongena 3 dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan. Kehadiran figur dengan visi jelas seperti Herman Sirih menjadi harapan baru bagi terwujudnya desa yang maju,mandiri, dan sejahtera.(Andreano)

Komentar