JEMS KARINDA GELAR RAPAT PEMBUATAN PATUNG PAHLAWAN NASIONAL PIERRE ANDRIES TENDEAN DI REMBOKEN MULAI DISIAPKAN

Sulawesi Utara

Minahasa, ManadoSiana – Upaya pelestarian sejarah dan penghormatan terhadap jasa Pahlawan Nasional Pierre Andries Tendean terus diwujudkan oleh masyarakat Minahasa. Hal ini ditandai dengan rencana pembangunan patung yang akan didirikan di Desa Timu Kecamatan Remboken. Pada Senin, 23 Maret 2026

rombongan yang dipimpin oleh Jems Karinda Rapatkan Persiapan Pemasangan Patung Pier Tendean, oleh Panitia KWPR Amerika, Sulawesi Utara.

bersama Jemi Panelewen melakukan peninjauan langsung lokasi pembangunan patung tersebut. Turut hadir dalam rombongan antara lain Hendri Tirayoh, Edly Paat, Deki Mawikere, serta Yola Rompas. Hadir pula Edwin Moniaga yang juga merupakan pengurus Rukun Tendean.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh para hukum tua Desa Sendangan dan Desa Timu, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat seperti Lusye Tumembouw, Refly Palilingan, Jefri Supit, dan Wisye Mongkau, bersama sejumlah pihak lainnya yang turut memberikan dukungan.

Jems Karinda Berharap Pembuatan Pembangunan Patung bisa Berjalan dengan baik dan lancar tidak ada halangan pungkasnya.

Rencana pembangunan patung ini digagas oleh persatuan tokoh-tokoh sukses asal Remboken yang kini berkarya di berbagai daerah, bahkan hingga luar negeri. Mereka berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi kampung halaman melalui pembangunan monumen bersejarah tersebut.

Menurut rencana, peletakan dan peresmian awal pembangunan patung akan dilaksanakan pada Jumat, 27 Maret 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan akan dihadiri oleh Komisaris Bank SulutGo, Vecky Lumentut, bersama sejumlah tamu undangan lainnya dari berbagai kalangan.

Hukum Tua Desa Timu Djouke Jefri Mamahit mengajak seluruh masyarakat untuk turut hadir dan meramaikan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pembangunan patung ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga merupakan wujud kebersamaan seluruh masyarakat.

Kami mengajak seluruh warga untuk hadir dan memberikan dukungan pada hari pelaksanaan nanti. Ini adalah kebanggaan bersama, sekaligus bentuk penghormatan kita kepada pahlawan nasional asal daerah ini ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga berharap adanya partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung proses pembangunan, baik secara moril maupun materil, demi kelancaran dan keberhasilan proyek tersebut.

Pembangunan patung Pierre Andries Tendean di Desa Timu diharapkan dapat menjadi simbol penghargaan atas jasa perjuangan, sekaligus menjadi destinasi edukasi sejarah bagi generasi muda di Minahasa.

Dengan semangat kebersamaan, masyarakat dan pemerintah desa optimis bahwa rencana ini akan berjalan lancar serta membawa dampak positif bagi daerah, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai nasionalisme dan kecintaan terhadap sejarah bangsa (Andreano)