Minahasa, ManadoSiana — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa. Desa yang dikenal sebagai salah satu sentra hortikultura di Minahasa itu berhasil menembus 4 besar nasional dalam ajang Program Desa Pangan Aman tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM RI.
Keberhasilan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh Hukum Tua Desa Tumaratas, Djendrie Rondonuwu, usai mengikuti tahapan wawancara nasional melalui zoom meeting bersama BPOM RI dan BPOM Manado yang digelar di Kantor Hukum Tua Desa Tumaratas, Selasa (12/5/2026).
Menurut Djendrie Rondonuwu, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Desa Tumaratas sekaligus bukti bahwa desa di Minahasa mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang kesehatan, keamanan pangan, dan inovasi desa.
Puji Tuhan kami sangat bersyukur Desa Tumaratas bisa menembus 4 besar nasional. Ini bukan hanya kebanggaan pemerintah desa, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Tumaratas dan Kabupaten Minahasa. Apalagi Minahasa dikenal sebagai kampung halaman Presiden Prabowo Subianto, sehingga ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus membawa nama daerah semakin dikenal di tingkat nasional ujar Rondonuwu.
Ia menegaskan bahwa program Desa Aman Pangan memiliki manfaat besar dalam menjaga kualitas hidup masyarakat desa. Menurutnya, keamanan pangan harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat dan kualitas hasil pertanian.
Sebagai desa penghasil hortikultura, Pemerintah Desa Tumaratas terus mendorong masyarakat agar semakin sadar pentingnya mengonsumsi pangan sehat, aman, dan bebas dari bahan berbahaya.
Desa Tumaratas memiliki potensi pertanian yang besar. Karena itu kami terus mengedukasi masyarakat agar menjaga kualitas pangan mulai dari proses produksi hingga konsumsi. Program ini sangat penting demi kesehatan masyarakat jelasnya.
Dalam pemaparannya di hadapan tim BPOM RI, Djendrie juga menjelaskan berbagai capaian Pemerintah Desa Tumaratas. Selain dikenal sebagai salah satu desa tercepat dalam realisasi Dana Desa, Pemerintah Desa Tumaratas juga aktif membangun kerja sama bersama Balai Besar BPOM Manado dalam pengawasan dan edukasi keamanan pangan.
Tak hanya fokus pada sektor kesehatan dan pangan, Desa Tumaratas juga terus melakukan berbagai inovasi berbasis teknologi guna meningkatkan pelayanan masyarakat serta mendorong kemajuan desa yang mandiri dan modern.
Potensi wisata alam Desa Tumaratas pun turut menjadi perhatian dalam presentasi tersebut. Keindahan alam desa dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis desa yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.
Sementara itu, Ketua Tim Program Nasional Keamanan Pangan, Yosika Tandilolo, menjelaskan bahwa Desa Tumaratas merupakan salah satu desa binaan BPOM yang berhasil menunjukkan perkembangan signifikan setelah mendapat intervensi program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman pada tahun 2025 lalu.
Program Desa Pangan Aman ini merupakan program nasional dari BPOM RI. Desa-desa yang telah mendapat pembinaan kemudian diikutsertakan dalam lomba tingkat nasional. Puji Tuhan Desa Tumaratas berhasil lolos hingga 4 besar regional Timur bersama beberapa desa lainnya ungkap Tandilolo.
Ia menambahkan bahwa program tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bentuk edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar mampu memahami pentingnya keamanan pangan dan menerapkannya secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
Kami berharap keberhasilan Desa Tumaratas dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Langowan Barat bahkan di Kabupaten Minahasa,” tambahnya.
Apresiasi juga datang dari Camat Langowan Barat, Donald Lumingkewas. Ia menyampaikan rasa bangga atas capaian Desa Tumaratas yang mampu membawa nama baik daerah hingga tingkat nasional.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Robby Dondokambey dan Vanda Sarundajang yang terus mendorong kemajuan desa-desa di Minahasa.
Kami sangat mengapresiasi kerja keras Pemerintah Desa Tumaratas bersama seluruh masyarakat. Harapan kami tentu Desa Tumaratas bisa menjadi juara nasional Desa Aman Pangan dan membawa nama harum Kabupaten Minahasa di tingkat nasional,” ujar Lumingkewas.
Kegiatan zoom meeting tersebut berlangsung penuh antusias dan diikuti oleh BPOM RI, BPOM Manado, Pemerintah Kecamatan Langowan Barat, perangkat desa, kader desa, Kepala Puskesmas drg. Recky Lalujan, penyuluh pertanian Michael Rindengan, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Keikutsertaan Desa Tumaratas dalam ajang nasional ini menjadi bukti nyata bahwa desa-desa di Minahasa mampu tampil sebagai contoh pembangunan desa berbasis kesehatan, ketahanan pangan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat yang berdaya saing tinggi di Indonesia.(Andreano)
