Cegah Kecelakaan & Macet, Legislator Sulut Minta Persiapan Mudik Tak Sekadar Rutinitas

NEWS35 Dilihat

manadosiana.net, Manado – Persoalan klasik arus mudik Lebaran yang diwarnai kemacetan dan tingginya angka kecelakaan kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Amir Liputo, meminta pemerintah tidak menganggap persiapan tahun ini hanya sebagai agenda rutin belaka.

Amir menekankan bahwa kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama agar tragedi di jalur mudik tidak terulang.

1. Koordinasi Lintas Sektoral yang Lebih Solid
Amir meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, ego sektoral harus dibuang jauh-jauh demi keselamatan masyarakat.

“Koordinasi harus melibatkan semua pihak, tidak hanya lintas vertikal antarprovinsi, tetapi juga antara provinsi dengan kabupaten/kota serta dengan pemerintah pusat,” ujar Amir kepada awak media, Senin (6/4/2026).

2. Belajar dari Pengalaman Pahit Tahun Lalu
Mengingat kemacetan panjang di sejumlah jalur strategis tahun sebelumnya, legislator asal Dapil Manado ini mewanti-wanti perbaikan infrastruktur. Kondisi jalan yang kurang optimal dan jembatan yang belum memadai seringkali menjadi pemicu kecelakaan akibat kelelahan pengendara.

“Tahun ini hal seperti itu tidak boleh terulang,” tegas politisi PKS tersebut.

3. Pantau Pelabuhan, Bandara, hingga Harga Tiket
Tak hanya jalur darat, Amir juga menyoroti kesiapan sektor laut dan udara. Ia meminta pemerintah memastikan:

Kesiapan pelabuhan utama dan penyeberangan.

Kelancaran operasional bandara guna mencegah penumpukan penumpang.

Pengawasan harga tiket agar tidak terjadi lonjakan liar akibat permainan oknum.

4. Usul Tes Urine bagi Pengemudi
Satu hal yang menjadi perhatian serius Amir adalah aspek kesehatan sopir atau pengemudi angkutan umum. Ia menilai pemeriksaan kelayakan kendaraan (ramp check) saja tidak cukup.

Ia mengusulkan adanya pemeriksaan kesehatan di titik-titik perjalanan, termasuk kemungkinan dilakukannya tes urine oleh Dishub.

“Kesiapan armada, fasilitas transportasi, serta kondisi pengemudi harus menjadi perhatian utama agar perjalanan masyarakat selama mudik tetap aman,” tambahnya.

5. Kesadaran Masyarakat adalah Kunci
Di akhir keterangannya, Amir mengingatkan bahwa peran masyarakat sangat krusial. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi juga kesadaran pribadi masing-masing pemudik dalam berkendara.

“Masyarakat juga perlu meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan selama perjalanan. Itu akan menjadi kunci agar arus mudik berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.