Wabup Vanda Sarundajang Buka Dies Natalis ke-72 GMNI dan Dialog Kebangsaan di Kawangkoan

Pemerintah Kabupaten Minahasa

MINAHASA RAYA19 Dilihat

Minahasa, Sabtu 28 Maret 2026 — Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, secara resmi membuka kegiatan Dies Natalis ke-72 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia yang dirangkaikan dengan dialog kebangsaan bertema pembangunan daerah melalui semangat gotong royong. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Wakil Bupati di Kawangkoan dan dihadiri oleh kader serta tokoh GMNI Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Wabup yang akrab disapa Vasung menyampaikan dua gagasan besar yang menjadi fokus utama, yakni penguatan geostrategis dan geoekonomi dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Minahasa dan Sulawesi Utara secara umum.

Ia menekankan bahwa pendekatan geostrategis harus mampu menempatkan Sulawesi Utara sebagai wilayah yang memiliki posisi penting dalam percaturan kawasan, terutama dalam konteks Indonesia sebagai bagian dari kawasan Asia-Pasifik. Menurutnya, strategi ini harus didukung dengan kebijakan pembangunan yang berorientasi pada potensi daerah serta kolaborasi lintas sektor.

Bagaimana kita membangun Kabupaten Minahasa ke depan harus berangkat dari pemahaman geostrategis yang kuat, serta pemanfaatan potensi geoekonomi yang ada, tegasnya.

Meski di tengah tantangan efisiensi anggaran dan dinamika global, termasuk dampak konflik yang terjadi di tingkat nasional maupun internasional, Pemerintah Kabupaten Minahasa tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan secara berkelanjutan. Ia juga menyinggung perubahan pola kerja, seperti penerapan work from home, yang turut menjadi bagian dari evaluasi dalam sistem pemerintahan saat ini.

Wabup menegaskan bahwa kehadiran GMNI sebagai organisasi kader memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Semangat gotong royong yang diusung dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam membangun Minahasa yang lebih maju dan berdaya saing.

Kegiatan ini juga memiliki makna khusus, mengingat sebelumnya keluarga besar Sarundajang mendapatkan kunjungan kehormatan terkait pencapaian akademik almarhum Sinyo Harry Sarundajang. Disertasi beliau dalam program doktoral di Universitas Gadjah Mada telah dituangkan dalam sebuah buku yang mengangkat konsep geostrategi pembangunan.

Wabup mengungkapkan bahwa gagasan-gagasan yang tertuang dalam buku tersebut menjadi inspirasi penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah berbasis nilai kebangsaan dan gotong royong. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam setiap kebijakan pembangunan.

Sementara itu, narasumber utama dalam dialog kebangsaan, Elias Daut Pangkey, yang merupakan guru kader GMNI Sulawesi Utara, memaparkan materi bertajuk Geostrategi Sinyo Harry Sarundajang dan Masa Depan Pembangunan Daerah Berbasis Gotong Royong.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa konsep geostrategi yang dikembangkan oleh SHS memiliki relevansi kuat dengan kondisi kekinian, terutama dalam menghadapi tantangan global dan dinamika kawasan Indo-Pasifik. Ia juga mengulas pentingnya pendekatan pertahanan modern yang terintegrasi dengan strategi pembangunan daerah.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan dari peserta, yang menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga ideologi bangsa serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Kegiatan Dies Natalis ke-72 GMNI ini diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh kader untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa, khususnya di Kabupaten Minahasa, melalui semangat gotong royong dan nilai-nilai kebangsaan. (Andreano)

Komentar