Sulut Krisis 1.100 Guru, DPRD Desak Honorer Non-Dapodik Segera Diangkat PNS

manadosiana.net, MANADO – Dunia pendidikan di Sulawesi Utara tengah menghadapi tantangan serius. Data terbaru menunjukkan Bumi Nyiur Melambai kekurangan sedikitnya 1.100 guru untuk tingkat SMA, SMK, dan SLB. Kondisi ini diperparah dengan adanya 226 guru yang memasuki masa pensiun pada tahun 2026.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Louis Schramm, mendesak pemerintah agar tidak mengabaikan nasib guru honorer yang sudah mengabdi lama namun belum terdaftar di Dapodik.

Gedung DPRD Sulut.(Foto: Febry Kodongan/manadosiana.net)

Akomodir Non-Dapodik: Louis meminta guru yang belum masuk Dapodik diprioritaskan dalam usulan CPNS ke depan.

Solusi Anggaran: Mengingat keterbatasan anggaran daerah untuk menggaji honorer mandiri, pengangkatan menjadi PNS dianggap solusi permanen.

Hargai Pengabdian: Status PNS adalah bentuk penghargaan atas dedikasi guru yang bertahun-tahun mengajar di daerah terpencil.

“Nasib mereka harus jelas. Kita butuh banyak guru, sementara mereka sudah mengabdi meski belum terdata di sistem,” tegas Louis.