manadosiana.net, MANADO – Ketua Komisi 3 DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Berty Kapojos, memberikan apresiasi tinggi kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut. Hal ini disampaikan Berty usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD, baru-baru ini.
Dalam rapat tersebut, Kepala BPJN Sulut, Hendiyana, hadir langsung nebjelaskan soal pembangunan jalan di wilayah Sulawesi Utara.
Berty Kapojos menjelaskan bahwa program kerja untuk tahun 2025 berjalan sangat baik. Hampir semua proyek jalan sudah selesai dikerjakan.
“Tadi dipaparkan, progres pekerjaan tahun 2025 rata-rata sudah mencapai 100 persen. Ada juga beberapa proyek yang memang sistemnya tahun jamak atau proyek panjang,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.
Untuk tahun 2026, lnjutnya, daftar rencana pembangunan jalan sebenarnya sudah ada di tangan Balai Jalan. Namun, Berty menyebut ada sedikit kendala soal nilai uangnya.
“Daftar kerjanya sudah ada, tapi besaran anggarannya belum bisa dipastikan karena keuangan negara yang lagi terbatas,” jelasnya.
Dikatakannya, Komisi 3 DPRD Sulut akan melobi kementerian terkait agar supaya anggaran tetap mengalir deras ke Sulut, termasuk anggaran khusus untuk jalan daerah (Inpres).
Selain soal uang, masalah pembebasan lahan masih jadi tantangan paling besar di lapangan. Berty mengaku siap pasang badan untuk membantu menyelesaikan masalah tanah agar pembangunan tidak terhambat.
“Kendala utama memang soal lahan. Apalagi sekarang ada pemotongan anggaran pusat. Kami akan berjuang lebih keras supaya urusan lahan ini beres, agar proyek besar seperti jalan lingkar MORR III bisa lancar dan cepat dinikmati masyarakat,” pungkasnya.(eboy)







Komentar