Haji Safaruddin Maddepungeng Rayakan Hari Raya Idul Adha Bersama Jamaah Masjid Baitul Ikhlas Langowan

Pemerintah Kabupaten Minahasa

MINAHASA RAYA49 Dilihat

Minahasa, ManadoSiana – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi bersama jamaah Masjid Baitul Ikhlas Langowan, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, Rabu (27/05/2026).
Perayaan Idul Adha tersebut dipimpin langsung oleh Haji Safaruddin Maddepungeng, SE yang juga merupakan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Minahasa sekaligus Imam Masjid Baitul Ikhlas Langowan Timur.


Momentum Hari Raya Kurban tahun ini berlangsung penuh makna dengan semangat berbagi dan mempererat tali persaudaraan antarjamaah maupun masyarakat sekitar. Setelah pelaksanaan ibadah Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang kemudian dibagikan kepada jamaah dan masyarakat yang membutuhkan.

Dalam keterangannya, Haji Safaruddin Maddepungeng menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi seluruh jamaah serta para donatur yang telah membantu pelaksanaan kurban di wilayah kemasjidan.

Ia menjelaskan bahwa jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dan tersebar di beberapa titik wilayah kemasjidan.

Alhamdulillah tahun ini di wilayah kemasjidan kami terdapat beberapa titik pelaksanaan kurban. Untuk Masjid Baitul Ikhlas terdapat 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Kemudian ada kelompok masyarakat yang menerima 1 ekor sapi, dan di Musholla Al-Mukmin terdapat 2 ekor sapi,” ujarnya.
Menurutnya, secara keseluruhan jumlah hewan kurban yang terkumpul mencapai 11 ekor sapi dan 1 ekor kambing yang berasal dari partisipasi jamaah dan masyarakat.

Haji Safaruddin juga menegaskan bahwa pelaksanaan kurban tersebut murni berasal dari partisipasi masyarakat dan jamaah tanpa bantuan pemerintah.
“Kami bersyukur karena semangat berbagi masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan kepedulian dan kebersamaan jamaah dalam menjalankan ibadah kurban,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa jamaah Muslim yang tercatat di wilayah Masjid Baitul Ikhlas berjumlah sekitar 296 kepala keluarga. Daging kurban nantinya dibagikan kepada dua kelompok penerima, yakni mustahak atau masyarakat yang berhak menerima karena berada di bawah garis kemiskinan, serta masyarakat umum dan para tetangga di sekitar masjid.
Menurutnya, pembagian kepada masyarakat lintas agama juga menjadi bagian dari tradisi kebersamaan dan toleransi yang selama ini terus dijaga oleh jamaah Masjid Baitul Ikhlas.

“Desa kami hidup dalam keberagaman dan toleransi yang sangat baik. Karena itu setiap tahun kami juga berbagi kepada tetangga di sekitar masjid sebagai bentuk persaudaraan dan kebersamaan antarumat beragama jelasnya.

Ia berharap semangat persatuan, kebersamaan, dan toleransi yang sudah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tengah masyarakat.

Kami mengajak seluruh jamaah dan masyarakat agar senantiasa menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta terus meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat tambahnya.

Kegiatan Hari Raya Idul Adha tersebut berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan mendapat dukungan dari seluruh jamaah serta masyarakat sekitar. Prosesi penyembelihan dan pembagian hewan kurban berjalan tertib dengan tetap mengedepankan semangat gotong royong.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali. (Andreano)

Komentar