Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Batang Dua, Getaran Terasa hingga Manado dan Bitung

HEADLINE31 Dilihat

manadosiana.net, MANADO – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 4,8 mengguncang wilayah Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, pada Minggu (24/5) malam sekitar pukul 22.33 WIB. Getaran gempa ini dilaporkan terasa di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, termasuk Kota Manado dan Bitung.

Peta Guncangan Gempa: BMKG merilis ShakeMap atau peta tingkat guncangan gempa bermagnitudo (M) 4,8 yang berpusat di laut, 125 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (24/5/2026) malam. Warna biru terang pada peta menunjukkan getaran dirasakan dengan skala intensitas II-III MMI di wilayah Manado, Bitung, Minahasa Utara, dan Minahasa Tenggara. (Foto: Dok. BMKG).

​Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa (episenter) terletak di laut pada koordinat 0,98° LU dan 126,15° BT.

​”Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 125 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 22 kilometer,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, dalam keterangan tertulisnya.

​Dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG menjelaskan bahwa lindu yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Gempa ini dipicu oleh adanya aktivitas Subduksi Lempeng Laut Maluku.

​Berdasarkan pemodelan BMKG, guncangan gempa ini dirasakan di beberapa wilayah dengan skala intensitas yang bervariasi:
​Skala II-III MMI: Kota Manado, Kota Bitung, Minahasa Utara, dan Minahasa Tenggara. (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk yang sedang berlalu).

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempabumi tersebut.
​Belum Ada Gempa Susulan
​BMKG memastikan situasi masih relatif aman. Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan hingga pukul 22.47 WIB, belum menunjukkan adanya tanda-tanda aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

BMKG himbau ​masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi seperti aplikasi Mobile Apps (infoBMKG), situs resmi bmkg.go.id, maupun akun media sosial @infoBMKG.(REDAKSI)

Komentar