BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Ini Wilayah yang Terdampak

HEADLINE15 Dilihat

manadosiana.net, MANADO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah pada Sabtu pagi, 7 Maret 2026. Masyarakat diimbau waspada terhadap hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang.

Berdasarkan laporan resmi prakirawan BMKG Sulut, kondisi ini mulai terdeteksi sejak pukul 03:48 WITA dan diperkirakan akan berlangsung setidaknya hingga pukul 06:50 WITA.

Wilayah Terdampak Utama

Pada awalnya, titik utama cuaca ekstrem terpantau di tiga titik strategis:

  1. Kabupaten Minahasa: Wilayah Mandolang.

  2. Kabupaten Minahasa Utara: Wilayah Wori.

  3. Kota Manado: Wilayah Bunaken Kepulauan.

Perluasan Wilayah Peringatan

Pihak BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi cuaca buruk ini dapat meluas ke hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara, mencakup:

  • Kota Manado & Tomohon: Seluruh kecamatan di kedua kota ini masuk dalam zona waspada.

  • Minahasa Raya: Mencakup Minahasa Utara (Airmadidi, Likupang), Minahasa Selatan (Amurang, Tenga), dan Minahasa Tenggara (Touluaan).

  • Bolaang Mongondow: Wilayah Bolaang, Passi Barat, dan Poigar.

  • Kepulauan Sitaro: Wilayah Tagulandang, Biaro, dan sekitarnya.

Kutipan Resmi

“Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 06:50 WITA. Kami meminta warga di wilayah pesisir dan perbukitan untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti pohon tumbang atau genangan air,” tulis Prakirawan BMKG Sulawesi Utara dalam keterangan resminya.

Imbauan Keselamatan

Warga yang beraktivitas di luar ruangan, terutama para nelayan di wilayah perairan Bunaken dan Tagulandang, diminta untuk berhati-hati. Bagi pengendara di wilayah daratan seperti jalur Manado-Tomohon, diharapkan waspada terhadap jarak pandang yang berkurang akibat hujan lebat serta potensi angin kencang secara tiba-tiba.

Informasi lebih lanjut dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG atau melalui kontak call center 196.