Mobil Tangki BBM Pertamina Kecelakaan di Munte, Elnusa Petrofin Investigasi Penyebabnya

HEADLINE28 Dilihat

manadosiana.net, Minahasa Selatan – PT Elnusa Petrofin memberikan pernyataan resmi terkait insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina di Desa Munte, Kabupaten Minahasa Selatan. Perusahaan memastikan bahwa insiden tersebut tidak mengganggu distribusi energi di wilayah tersebut.

​Manager Corporate Communication & Relation PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, menyampaikan permohonan maaf dan rasa prihatin atas kejadian yang terjadi pada Selasa, 14 April 2026 tersebut.

Sebuah mobil tangki BBM Pertamina terguling di Jalan Trans Sulawesi, wilayah Desa Munte, Kabupaten Minahasa Selatan, pada 14 April 2026. PT Elnusa Petrofin mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dan dua awak mobil tangki dalam perawatan medis. Pasokan BBM di wilayah tersebut dipastikan tetap aman. (Foto: Istimewa)

​”Kami memohon maaf atas peristiwa ini serta turut prihatin atas dampak yang mungkin timbul dari kejadian tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Rabu, 15 April 2026.

​Kondisi Awak Mobil Tangki (AMT)
​Putiarsa menjelaskan bahwa dua Awak Mobil Tangki (AMT) yang bertugas saat kejadian dinyatakan selamat. Saat ini, keduanya tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

​Pihak perusahaan juga menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi di Jalan Trans Sulawesi tersebut.

​Distribusi BBM dan Investigasi
​Terkait ketersediaan stok bahan bakar di wilayah terdampak, Elnusa Petrofin berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga untuk menjamin kelancaran pasokan.

​”Elnusa Petrofin bersama Pertamina Patra Niaga memastikan insiden tersebut tidak mengganggu stok dan penyaluran BBM untuk wilayah Minahasa Selatan dan sekitarnya,” tuturnya.

​Saat ini, Elnusa Petrofin sedang menempuh langkah-langkah diantaranya, berkoordinasi dengan aparat berwenang untuk menyelidiki penyebab kecelakaan sesuai prosedur yang berlaku.

Dia juga secara tegas mengatakan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan.

​Dia bilang, Perusahaan meminta warga untuk menjauhi lokasi kejadian demi alasan keamanan dan agar proses evakuasi mobil tangki dapat berjalan lancar.

​Putiarsa menutup pernyataannya dengan menegaskan sikap kooperatif perusahaan terhadap instansi terkait guna menyelesaikan penanganan insiden di lapangan secara cepat dan tepat.

Komentar