Aksi Heroik Dokter Anak di Pesawat Citilink Tuai Pujian, Selamatkan Balita yang Kejang Saat Boarding

NASIONAL16 Dilihat

manadosiana.net, JAKARTA – Media sosial tengah dihebohkan dengan rekaman video yang menyentuh hati. Seorang dokter spesialis anak menunjukkan aksi kemanusiaan luar biasa dengan menyelamatkan nyawa seorang penumpang balita yang tiba-tiba mengalami kejang di dalam kabin pesawat.

Kejadian yang berlangsung dramatis tersebut langsung memicu simpati dan pujian luas dari warganet. Menanggapi viralnya video itu, pihak maskapai melalui Head of Corporate Secretary and CSR Division PT Citilink Indonesia, Tashia Scholz, memberikan klarifikasi resmi.

Di kutip kumparan.com, peristiwa medis darurat ini terjadi dalam penerbangan Citilink dengan nomor penerbangan QG 990 rute Jakarta menuju Bengkulu pada Minggu, 4 Mei 2025. Saat itu, proses masuknya penumpang ke pesawat (boarding) masih berlangsung.

“Dapat kami konfirmasikan bahwa benar ada insiden medis. Seorang bayi berusia 22 bulan mengalami kejang ketika posisi pesawat masih berada di darat,” ujar Tashia saat dihubungi pada Minggu (1/2/2026).

Beruntung bagi keluarga balita tersebut, salah satu penumpang yang duduk di deretan kursi pesawat ternyata adalah seorang dokter spesialis anak. Tanpa ragu, dokter perempuan tersebut langsung mengambil tindakan medis darurat di tengah situasi yang sempat mencekam.

Pihak maskapai menjelaskan bahwa sang dokter secara sukarela turun tangan membantu menangani balita tersebut. Ia bekerja sama dengan kru kabin yang sigap menyediakan peralatan medis darurat yang tersedia di pesawat.
“Dokter tersebut membantu memberikan pertolongan pertama bersama kru kami. Berkat penanganan yang cepat, kondisi bayi berangsur membaik dan dinyatakan stabil,” tambah Tashia.

Setelah dilakukan observasi mendalam, sang dokter menyatakan bahwa balita tersebut aman untuk melakukan perjalanan udara. Orang tua korban pun memutuskan untuk tetap melanjutkan penerbangan menuju Bengkulu.
Pesawat akhirnya lepas landas pada pukul 10.45 WIB dan mendarat dengan mulus di Bengkulu pada pukul 11.50 WIB. Tashia menegaskan bahwa seluruh langkah penanganan telah mengikuti protokol keselamatan penerbangan yang ketat.

“Kami berkomitmen untuk selalu patuh pada aturan penerbangan demi menjaga keamanan seluruh penumpang. Semua prosedur administrasi dan kesehatan telah dijalankan sesuai ketentuan,” tutupnya.

Komentar