BPMP Sulut Siapkan Strategi Kawal 9 Program Prioritas Prabowo di Bidang Pendidikan

manadosiana.net, Manado – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara bergerak cepat menyelaraskan langkah demi mengawal transformasi pendidikan nasional. Fokus utamanya? Memastikan 9 Program Prioritas arahan Presiden Prabowo Subianto terimplementasi dengan baik di Bumi Nyiur Melambai.

​Dalam kegiatan Sosialisasi Internalisasi Kebijakan Program Prioritas Ditjen PAUD Dasmen yang digelar di Hotel Best Western, Manado, Jumat (23/1/2026), BPMP Sulut menekankan pentingnya kesiapan personil sebelum turun ke lapangan.

​Kepala BPMP Sulut, Febry H.J. Dien, menegaskan bahwa internalisasi ini merupakan langkah krusial agar seluruh jajaran memiliki pemahaman mendalam sebelum melakukan pendampingan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan satuan pendidikan.

​“Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen internal. Kami harus menguasai materi sebelum terjun mendampingi sekolah-sekolah di Sulut,” ujar Febry usai kegiatan.

​Fokus pada 9 Pilar Utama
​Febry menjelaskan bahwa fokus pertemuan kali ini adalah menyusun strategi implementasi untuk 9 Program Prioritas yang menjadi pilar peningkatan kualitas pendidikan.

Program-program tersebut merupakan keberlanjutan dari kebijakan tahun sebelumnya yang kini diperkuat.

​Beberapa poin utama dalam 9 program tersebut meliputi:

​Revitalisasi Sarana dan Prasarana: Memastikan fasilitas pendidikan layak bagi siswa.

​Digitalisasi Pendidikan: Pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.

​Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP): Standarisasi kualitas di setiap daerah.

​Program Lanjutan Lainnya: Sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah agar selaras dengan visi pendidikan nasional.

​“Internalisasi ini bukan sekadar teori, tapi kesiapan kita untuk memberikan solusi nyata bagi tantangan pendidikan di daerah,” tambahnya.

​Tak hanya soal teknis program, Febry juga menyoroti aspek perilaku dan budaya kerja di lingkungan BPMP Sulut. Ia menitipkan tiga poin penting bagi seluruh stafnya:
​Disiplin dan Proaktif: Bekerja mandiri dan cepat tanggap terhadap masalah.
​Pembinaan Karakter: Menanamkan rasa hormat terhadap institusi sebagai fondasi kerja tim.

​Keterbukaan dan Inovasi: Berani menyampaikan kekurangan untuk perbaikan bersama.

​“Satu per satu perubahan akan kita lakukan. Jika ada kekurangan, sampaikan. Kita harus terus berinovasi dan berani memperbaiki diri demi hasil yang maksimal,” pungkas Febry.

​Dengan langkah ini, BPMP Sulut berharap bisa menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah yang efektif dalam mencetak generasi unggul sesuai arahan pemerintah pusat.

Komentar