Arnold Ponamon Hukum Tua Desa Tampusu Sambut Kunjungan Wamendagri Akhmad Wiyagus di Sekolah Rakyat SRMA 44 Remboken

Pemerintah Kabupaten Minahasa

MINAHASA RAYA72 Dilihat

Minahasa, ManadoSiana – Hukum Tua Desa Tampusu, Arnold Ponamon, menyambut secara langsung kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus, di Sekolah Rakyat SRMA 44 Minahasa yang berlokasi di Desa Tampusu, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Kamis (8/1/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat Desa Tampusu, khususnya dunia pendidikan, karena Sekolah Rakyat SRMA 44 Minahasa merupakan salah satu institusi pendidikan yang berperan dalam membangun kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut. Kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri di sekolah rakyat ini sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan dan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.

Dalam sambutannya, Hukum Tua Desa Tampusu Arnold Ponamon menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Wamendagri Akhmad Wiyagus yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung dan melihat langsung kondisi Sekolah Rakyat SRMA 44 Minahasa, serta keberadaan IPDN Sulawesi Utara yang berada di wilayah Desa Tampusu.

Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Menteri Dalam Negeri di Sekolah Rakyat SRMA 44 Minahasa. Ini merupakan kehormatan besar bagi pemerintah desa dan seluruh masyarakat Tampusu,ujar Ponamon.

Ia juga berharap, ke depan semakin banyak pejabat tinggi negara yang dapat berkunjung langsung ke desa-desa untuk melihat secara nyata kondisi pendidikan, pelayanan publik, dan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

Kami berharap perhatian pemerintah pusat terus berlanjut. Kehadiran langsung pejabat negara seperti Wamendagri tentu menjadi motivasi besar bagi kami di desa untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembangunan, khususnya di bidang pendidikan, ungkapnya.

Di bawah kepemimpinan Hukum Tua Arnold Ponamon, Pemerintah Desa Tampusu berkomitmen mendukung pengembangan sektor pendidikan dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kemajuan generasi muda desanya.

Usai melakukan kunjungan di Sekolah Rakyat SRMA 44 Minahasa, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus melanjutkan agenda kerjanya dengan melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam rangka pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Minahasa, Sulawesi Utara.

Wamendagri Akhmad Wiyagus disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Linda D. Watania, bersama jajaran asisten dan pimpinan perangkat daerah. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Minahasa sepanjang tahun 2025, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang penguatan program pembangunan ke depan.

Dalam pembahasan tersebut, sejumlah Program Strategis Nasional yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat menjadi perhatian utama, termasuk implementasi kebijakan yang mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan di tingkat lokal.

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa kunjungan kerjanya ke Minahasa merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan pendampingan pemerintah pusat agar seluruh Program Strategis Nasional di daerah dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.

Saya hadir di Minahasa untuk menindaklanjuti komitmen pemerintah pusat dengan menerima laporan langsung terkait pelaksanaan Program Strategis Nasional, termasuk program Koperasi Merah Putih. Secara umum, program-program tersebut berjalan dengan baik. Hasil capaian tahun 2025 ini akan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan lanjutan ke depan, ujar Wiyagus.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Linda D. Watania menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan langsung dari Kementerian Dalam Negeri terhadap pembangunan di Kabupaten Minahasa. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa, sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati, akan segera menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut.

Sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama agar Program Strategis Nasional benar-benar memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Minahasa pada tahun anggaran 2026, tutup Watania.

(Andreano)

Komentar