Desa Borgo Terancam Terganggu, Temmy Rompas Pasang Badan Demi Kepentingan Masyarakat
Minahasa Borgo, Tombariri — Polemik pembangunan di Desa Borgo, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, sempat menjadi perhatian publik setelah video cekcok antara Hukum Tua nonaktif dengan sejumlah masyarakat viral di media sosial pada Senin (18/05/2026).
Peristiwa tersebut dipicu adanya aktivitas pembangunan dan pengerukan di lokasi yang berada dekat area pembangunan fasilitas olahraga desa.
Warga menilai proses pekerjaan dilakukan tanpa koordinasi yang jelas sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu bahkan mengancam pembangunan sarana olahraga yang sementara berjalan.
Menanggapi persoalan itu, Temmy Rompas selaku Hukum Tua nonaktif Desa Borgo akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melarang adanya pembangunan di wilayah desa, namun menurutnya setiap pekerjaan harus dilakukan dengan koordinasi yang baik demi menghindari dampak yang merugikan masyarakat maupun pembangunan lainnya.
Sebagai PJ Hukum Tua sebelumnya, kami tidak melarang pembangunan. Tetapi setidaknya proses penggalian maupun pengerukan harus dikoordinasikan dengan pihak terkait ujar Rompas.
Ia menjelaskan, pembangunan di area tersebut harus dilakukan dengan penuh pertimbangan teknis karena berada dekat dengan lokasi pembangunan fasilitas olahraga desa yang sementara dikerjakan. Menurutnya, jika proses pengerukan dilakukan sembarangan tanpa pengawasan dan koordinasi yang matang, maka bisa berdampak terhadap struktur pondasi bangunan yang ada.
Pembangunan harus penuh perhitungan sehingga tidak merusak struktur pondasi yang ada di area tersebut. Minimal harus ada koordinasi dengan pihak terkait dan juga dengan Dinas PUPR Kabupaten Minahasa,” tegasnya.
Temmy Rompas juga menyayangkan proses penurunan alat berat yang menurutnya sempat mengganggu aktivitas pembangunan fasilitas olahraga. Ia menilai komunikasi dengan masyarakat sangat penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di tengah warga.
Kalau ingin melakukan pekerjaan, seharusnya berkoordinasi dengan masyarakat. Karena kemarin sempat mengganggu proses pembangunan fasilitas olahraga yang sementara dikerjakan katanya.
Pembangunan fasilitas olahraga sendiri diketahui menjadi salah satu harapan masyarakat Desa Borgo sebagai sarana pembinaan generasi muda dan pusat kegiatan olahraga masyarakat. Karena itu, warga berharap seluruh proses pembangunan di wilayah tersebut dapat berjalan dengan tertib, aman, serta mengutamakan kepentingan bersama.
Hingga kini, persoalan tersebut masih menjadi perhatian masyarakat Desa Borgo. Warga berharap adanya komunikasi yang baik antara seluruh pihak agar pembangunan yang ada tidak saling menghambat dan tetap mengedepankan keselamatan serta kepentingan masyarakat desa.(Andreano)
