MANADO — Drama tujuh gol mewarnai laga pembuka Liga 4 Indonesia Piala Gubernur Sulawesi Utara musim 2025/2026. Persibom Bolaang Mongondow (Bolmong) berhasil mengunci kemenangan tipis 4-3 atas Bhayangkara Kawanua FC dalam pertandingan sengit yang digelar di Lapangan Kodaeral VIII, Kairagi, Manado, Sabtu (28/3/2026).
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung memeragakan permainan terbuka. Persibom mencuri keunggulan lebih dulu lewat aksi Arafah Bandu pada menit ke-17. Namun, euforia tersebut tak bertahan lama setelah punggawa Bhayangkara Kawanua FC, Chant Rompas, menyamakan kedudukan di menit ke-26.
Jual beli serangan terus berlanjut hingga menjelang turun minum. Firman Botutihe membawa Laskar Totabuan kembali memimpin di menit ke-42, menutup babak pertama dengan skor 2-1.
Memasuki paruh kedua, tensi pertandingan justru semakin mendidih. Hanya dua menit pasca restart, Febrian Laodini mencetak gol balasan untuk Bhayangkara Kawanua FC yang mengubah skor menjadi 2-2.
Persibom seolah akan menyegel kemenangan saat Zhulhada Putra Stall mencetak gol di menit ke-80. Namun, drama kembali tercipta ketika Firgo Ginoga mencetak gol penyama kedudukan bagi Bhayangkara di menit ke-88, membuat skor imbang 3-3 dan laga tampak akan berakhir tanpa pemenang.
Keajaiban bagi Persibom akhirnya datang di masa injury time. Firman Botutihe muncul sebagai pahlawan dengan mencetak brace pada menit ke-93, sekaligus memastikan kemenangan dramatis 4-3 bagi timnya.
Pelatih kepala Persibom Bolmong, Zulkifli, mengaku sangat puas dengan mentalitas anak asuhnya di tengah tekanan tinggi.
“Pertandingan hari ini sangat tegang, tetapi tim mampu memberikan yang terbaik. Saya sangat mengapresiasi perjuangan pemain yang habis-habisan hingga menit akhir. Kemenangan ini menjadi motivasi besar untuk laga selanjutnya,” ujar Zulkifli. Ia juga memberikan kredit khusus bagi panitia pelaksana atas kesiapan venue yang membuat laga berjalan lancar.
Di sisi lain, Official Bhayangkara Kawanua FC, Joseph, menerima hasil minor ini dengan lapang dada sembari menjanjikan perbaikan.
“Dalam sepak bola ada menang dan kalah, yang terpenting adalah semangat fair play. Kami akan segera melakukan evaluasi menyeluruh agar bisa tampil lebih solid di pertandingan berikutnya,” tegas Joseph.
Dengan hasil ini, Persibom Bolmong sukses mengantongi tiga poin perdana yang krusial, sementara Bhayangkara Kawanua FC harus segera berbenah untuk menjaga peluang mereka di kompetisi bergengsi ini.
