Doger di Minahasa Kembali Berulah, Hebohkan Warga Desa Paso Barang Bukti Kendaraan Diamankan di Polsek Kakas

Polres Minahasa

MINAHASA RAYA57 Dilihat

Minahasa, ManadoSiana – Aksi pencurian ternak anjing (doger) kembali menghebohkan masyarakat di Desa Paso, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa. Kepolisian Sektor (Polsek) Kakas bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Polsek Kakas di bawah kepemimpinan Kapolsek Ipda Fegi K. Lumantau, S.H., mengamankan satu unit kendaraan roda empat yang diduga digunakan oleh para terduga pelaku, serta sembilan ekor ternak anjing yang diduga hasil kejahatan.

Saat dikonfirmasi awak media, Kapolsek Kakas Ipda Fegi K. Lumantau menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi langsung dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga kuat merupakan aksi pencurian ternak.

Kami menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pencurian ternak anjing. Setelah itu, saya bersama anggota piket langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan pengamanan di wilayah hukum Polsek Kakas, ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk pendataan terhadap para korban yang diduga kehilangan ternak. Selain itu, polisi juga mendalami informasi tambahan terkait dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh para terduga pelaku.

Untuk sementara kami masih melakukan penyelidikan dan pendataan korban. Ada juga informasi mengenai dugaan penikaman yang dilakukan oleh para terduga pelaku, dan hal ini masih kami dalami, lanjutnya.

Kapolsek Kakas juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi awal, terduga pelaku berjumlah tiga orang. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan identifikasi lebih lanjut bersama jajaran Polres Minahasa.

Informasi yang kami terima, terduga pelaku ada tiga orang. Kasus ini masih dalam tahap pengembangan dan identifikasi, pungkasnya.

Sementara itu, salah satu warga setempat bernama Kilfi yang berada di lokasi kejadian turut memberikan keterangan kepada awak media. Ia mengaku sempat melihat adanya dugaan aksi pembegalan terhadap seorang pengendara sepeda motor.

Saya sempat melihat pengendara roda dua dibegal motornya. Saya juga sempat mengejar para terduga pelaku sampai ke wilayah Kasuratan, ungkap Kilfi.

Namun, lanjutnya, upaya pengejaran tersebut terhenti karena para terduga pelaku diduga membawa senjata tajam.

Waktu dikejar, terlihat mereka membawa senjata tajam, sehingga tidak sempat kami kejar lebih jauh,tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Kakas bersama tim gabungan dari Polres Minahasa masih terus melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku guna pengungkapan kasus secara menyeluruh.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.(Andreano)