Dandim 1302/Minahasa Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Tondano

Kodim 1302 Minahasa

MINAHASA RAYA45 Dilihat

Dandim 1302/Minahasa Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Tondano

Minahasa, ManadoSiana – Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa, Letkol Inf Bonaventura, menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Samrat Tondano (God Bless), Kabupaten Minahasa, Senin (1/6/2026).

Upacara yang berlangsung dengan khidmat tersebut dipimpin oleh Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., selaku Inspektur Upacara dan diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda Deisye Watania, M.M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Drs. Robby Longkutoy, MM, Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., perwakilan Kejaksaan Negeri Minahasa Rafif Pramananda, S.H., serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan instansi vertikal lainnya.

Dalam pelaksanaan upacara, Bupati Minahasa membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tema yang diusung pada peringatan tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi terciptanya perdamaian dunia.

Disebutkan pula bahwa di tengah ketidakpastian global, perkembangan teknologi yang begitu cepat, serta berbagai tantangan geopolitik dunia, Pancasila tetap menjadi bintang penuntun dan jangkar moral bangsa Indonesia. Keberhasilan Indonesia menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa menjadi bukti nyata kekuatan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Lebih lanjut, amanat tersebut menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Hal itu tercermin melalui kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif, keterlibatan pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta berbagai upaya diplomasi dalam menyelesaikan konflik di berbagai kawasan.

Pancasila juga dinilai sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkeadilan. Kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap berlandaskan nilai moral dan kemanusiaan agar tidak kehilangan arah. Karena itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepada para pemimpin daerah dan penyelenggara pemerintahan, amanat tersebut menitipkan pesan agar setiap kebijakan publik selalu berorientasi pada keadilan sosial, melindungi hak-hak masyarakat, serta memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pembangunan. Selain itu, seluruh komponen bangsa diminta untuk terus menjaga toleransi, memperkuat persatuan, dan menolak segala bentuk radikalisme maupun intoleransi yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, seluruh peserta upacara diajak untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, serta kemanusiaan.

Kehadiran Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura bersama unsur Forkopimda dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila demi terwujudnya Indonesia yang maju, damai, dan sejahtera.

“Selama darah Indonesia masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” menjadi pesan penutup yang menggema dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Minahasa.

Salam Hari Lahir Pancasila 2026.

(Andreano)