Asisten II Minahasa Arodi Tangkere Dampingi Pemprov Sulut Buka Destinasi Wisata Sumaru Endo Remboken

Pemerintah Kabupaten Minahasa

MINAHASA RAYA66 Dilihat

Minahasa, ManadoSiana – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara secara resmi membuka Destinasi Wisata Sumaru Endo yang berlokasi di Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan pembukaan ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.

Pembukaan destinasi wisata tersebut dihadiri oleh Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulawesi Utara, Christiano Talumepa, S.H., M.Si, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, Devi Tanos, serta Asisten II Pemerintahan Kabupaten Minahasa, Drs. Arodi Arely Tangkere. Turut hadir pula Camat Remboken, Eigthmi Moniung, bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Arodi Arely Tangkere terlihat memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Kehadirannya mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa sekaligus sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pengembangan sektor pariwisata.

Arodi Tangkere juga meninjau langsung kawasan destinasi wisata Sumaru Endo untuk melihat perkembangan serta kesiapan fasilitas yang telah disiapkan bagi para pengunjung. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa mendukung penuh upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendorong kemajuan pariwisata daerah, khususnya di wilayah Remboken yang memiliki potensi wisata alam dan pemandian air panas yang sangat menjanjikan.

Sementara itu, Plt Asisten II Provinsi Sulawesi Utara, Christiano Talumepa, S.H., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembukaan destinasi wisata Sumaru Endo merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Utara untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing pariwisata daerah.

Sesuai arahan Bapak Gubernur, telah dilakukan rehabilitasi dan penataan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Utara guna mendukung kenyamanan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,

ungkap Talumepa.

Ia menambahkan bahwa ke depan akan semakin banyak wisatawan dari luar daerah bahkan luar negeri yang berkunjung ke Sulawesi Utara untuk menikmati berbagai destinasi unggulan, termasuk Sumaru Endo di Kecamatan Remboken.

Kewajiban pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, adalah menyiapkan destinasi wisata yang benar-benar representatif dan layak dikunjungi, tegasnya.

Christiano Talumepa juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, untuk bersama-sama mempromosikan destinasi wisata yang ada di Sulawesi Utara. Menurutnya, publikasi yang masif akan berdampak langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat dan daerah, khususnya di Kabupaten Minahasa.

Pada hari pertama pembukaan, destinasi wisata Sumaru Endo sudah mulai dipadati oleh masyarakat sekitar Kecamatan Remboken dan pengunjung dari daerah lain. Untuk menarik minat wisatawan, panitia memberikan tiket masuk gratis bagi seluruh pengunjung selama tiga hari, terhitung mulai Jumat, 23 Januari hingga Minggu, 25 Januari 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, Devi Tanos, turut mengajak masyarakat untuk meramaikan dan memanfaatkan destinasi wisata Sumaru Endo. Ia menegaskan bahwa pembukaan destinasi ini sejalan dengan petunjuk Gubernur Sulawesi Utara dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor pariwisata di daerah.

Kami berharap masyarakat dan para pengunjung dapat menikmati seluruh fasilitas yang telah disediakan, seperti pemandian air panas, berbagai wahana rekreasi, serta area wisata keluarga yang nyaman, ujarnya.

Di sisi lain, Camat Remboken, Eigthmi Moniung, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh pihak terkait yang telah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan pariwisata di wilayahnya.

Dengan adanya destinasi wisata Sumaru Endo, wajah pariwisata Kecamatan Remboken semakin berubah dan diharapkan mampu mendorong kemajuan ekonomi masyarakat setempat, tutupnya.(Andreano)