Ketua DPRD Fransiscus Andi Silangen Pimpin Paipurna HUT ke-58 Provinsi Sulut

Manadosiana.net, MANADO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (23/9) menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-58 Provinsi Sulut.

Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus A Silangen, didampingi Wakil Ketua Victor Mailangkay, James A Kojongian serta dihadiri juga Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki, Gubernur Sulut Olly Dondokambey,Wakil Gubernur Steven Kandouw, bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota serta para pejabat pemprov serta undangan lainnya.

Dalam Paripurna HUT Provinsi ke-58 ini, Ketua Dewan Fransiscus A Silangen menyatakan, bentangan sejarah berdirinya Provinsi Sulut sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagian besarnya meninggalkan cerita indah tentang peran strategis anak bangsa dari daerah Sulut sejak bumi nusantara berdiri sebagai sebuah negara bangsa.

Tak terbantahkan. Andil besar dr GSSJ Sam Ratulangi, AA Maramis, Arnold Mononutu, dan sejumlah anak negeri Minahasa, Sangihe, dan Bolaang Mongondow yang silih berganti mengisi panggung pengabdian bagi kejayaan NKRI tercinta.

Lepas dari berbagai persepsi, berkenaan dengan fakta sejarah permesta atau perjuangan rakyat semesta yang digagas oleh tokoh-tokoh Minahasa dengan semangat nasionalismenya yang tinggi, kita semua tidak dapat memungkiri bahwa perjuangan rakyat Sulawesi, termasuk di dalamnya rakyat Sulut yang intinya mendorong pemerintah supaya memperhatikan pembangunan negeri secara menyeluruh, karena pada saat itu pemerintah hanya fokus pada pembangunan di pulau Jawa, merupakan embrio lahirnya era reformasi dan otonomi daerah yang kita nikmati saat ini yang dalam praktek kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan hal yang ideal bagi sebuah bangsa besar yang dibangun dari berbagai perbedaan latar belakangan.

Ketua Dewan Fransiscus A Silangen foto bersama Pimpinan dewan, Gubernur, Wakil Gubernur serta para undangan.

“Peran luhur leluhur kita inilah yang kiranya akan menginspirasi dan memotivasi pemerintah dan segenap komponen masyarakat Sulut untuk melanjutkan karya pembangunan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dari Miangas sampai  Pinagoluman,”ungkap Silangen.

Penyerahan Piagam ASN berprestasi.

Perjalanan panjang daerah Sulut hingga tiba diusia ke-58 tahun dengan berbagai kemajuan dan keberhasilan, tentulah tidak lepas dari beragam upaya dan kerja keras pemimpin-pemimpin daerah sebelumnya yang didukung oleh segenap komponen masyarakat.

Kiprah dan karya putra putri terbaik Sulut tercatat dengan tinta emas dalam lintasan sejarah bangsa. Tradisi mencetak prestasi bagi negeri ini terus dilanjutkan oleh para pemimpin daerah kita tercinta, termasuk di dalamnya Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey-Steven OE Kandouw yang terus menggerakkan semua sektor pembangunan.

Sehingga kerja tulus ini diapresiasi oleh berbagai pihak, termasuk oleh pemerintah pusat. Diantaranya, dengan diterimanya sejumlah penghargaan disepanjang tahun 2022 antara lain:

  • Penghargaan kementerian pemberdayaan aparatur negara dan reformasi birokrasi republik indonesia terkait tata kelola dalam pelaksanaan reformasi birokrasi;
  • Penghargaan sebagai mitra pers dari persatuan wartawan indonesia (pwi) pusat;
  • Penghargaan kementerian perhubungan republik indonesia, sebagai pemenang dalam kategori pemerintah daerah sebagai inisiator pemodelan jaringan trayek perintis terbaik dalam perintis awards 2022.

Berbagai penghargaan yang diterima ini, berimplikasi pada pencapaian-pencapaian di berbagai sektor. Diantaranya pada sektor perekonomian. Sulut melalui badan pusat statistik mencatatkan pertumbuhan ekonomi dengan progres yang baik, tumbuh diangka 5,93% secara year on year atau di atas pertumbuhan ekonomi nasional pada angka 5,44% di triwulan II tahun 2022.

Kinerja pemerintah daerah yang luar biasa ini tentulah menginspirasi DPRD untuk terus berkarya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulut tercinta melalui optimalisasi tugas pokok dan fungsi DPRD yakni fungsi pembentukan perda, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan.

Berkenaan dengan fungsi pembentukan perda, dalam tahun 2022 ini DPRD bersama pemerintah daerah berada dalam tahap akhir pembahasan 5 (lima) peraturan daerah.

Seiring dengan itu, telah pula ditetapkan 15 keputusan DPRD dan 2 nota kesepakatan bersama. Terkait dengan fungsi anggaran, telah diwujudkan dalam penyusunan dan penetapan APBD bersama-sama dengan pemerintah daerah, yakni penetapan ranperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2022 dan ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021.

Terakhir, fungsi pengawasan. DPRD telah melakukan 51 kali rapat dengar pendapat dan rapat-rapat lainnya, menerima 12 aspirasi, baik aspirasi secara langsung maupun aspirasi secara tertulis.

Pada sisi lain, DPRD juga menerima 75 kunjungan kerja dari pimpinan dan anggota DPRD baik dari luar daerah maupun dari kabupaten/kota se-Sulut.

Dalam rangka menyelami kebutuhan dan kerinduan masyarakat, sebagaimana amanat undang-undang, DPRD terus berkomitmen dan berupaya secara maksimal menjalankan fungsi sebagaimana diamanatkan undang-undang. Diantaranya menyerap aspirasi masyarakat, mengawal dan mengawasi kinerja pemerintah daerah, serta melakukan sosialisasi wawasan kebangsaan dan sosialisasi peraturan daerah sekaligus mengawasi implementasi peraturan daerah, yang semuanya ditujukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan daerah berpihak kepada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mendukung upaya dan komitmen ini, beragam langkah terobosan dan inovasi telah dilakukan oleh DPRD. Diantaranya dengan menginisiasi penyampaian aspirasi masyarakat secara online.

Aplikasi e-aspirasi diyakini akan makin meningkatkan kinerja, kapasitas dan tanggungjawab DPRD dalam menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Karena sebagai anggota DPRD kita bukan sekedar wakil rakyat, tapi juga kita adalah pelayan masyarakat. Dimana setiap harapan dan kerinduan rakyat diletakkan dipundak kita sekalian.

Sementara itu, Gubernur Sulut dalam sambutannya menyatakan, HUT Provinsi Sulut ke-58 sebagai momentum untuk berkontemplasi, memperkuat kebersamaan dan menyelaraskan persepsi, menyamakan langkah dalam melaksanakan misi untuk menggapai satu visi.

Jika kita menoleh kebelakang sebelum hadirnya pandemi, banyak capaian membanggakan, yang sama-sama kita torehkan. Beragam potensi daerah

dapat kita optimalkan. Sektor-sektor strategis

berhasil kita akselerasi, bahkan ada yang melebihi prediksi dan target sebagaimana telah ditetapkan.

Progresivitas yang kita tunjukan di semua sektor, senantiasa menambah spirit kita, menambah semangat semua komponen pembangunan, dan juga sumbangsih seluruh masyarakat, dalam langkah membawa Sulawesi Utara menuju Sulut Hebat, yang maju dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *